Monday, 21 October 2019

Ahok: Tutup Pabrik Tak Punya Pengolah Air Limbah

Jumat, 13 November 2015 — 16:27 WIB

GAMBIR (Pos Kota) – Pengusaha pabrik dan home industry kini tak bisa seenaknya lagi. Pasalnya, jika perusahaan atau industri mereka tidak punya sarana pengelolaan limbah, maka izin usahanya akan dicabut oleh Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

“Saya sudah perintahkan kepada Badan Pengelola Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) DKI Jakarta untuk memperingatkan para pengusaha,” ujar Ahok di Balaikota, Gambir, Jumat (13/11).

Pengusaha agar membangun fasilitas pengelolaan limbah di tempatnya masing-masing. “Sebab, pencemaran limbah sudah sangat mengganggu lingkungan,” tandasnya.

Biasanya Dibuang Seenaknya

Ahok berjanji akan menutup  pabrik maupun home industry yang mencemarkan lingkungan karena tak ada pengolahan limbah. “Berbagai macam limbah kebanyakan dibuang seenaknya ke aliran sungai sehingga airnya makin kotor dan bau,” kata Ahok yang mengaku sudah banyak mengantongi nama-nama perusahaan yang tak ramah lingkungan.

Seabrek kawasan pabrik, pergudangan, maupun home industry yang rawan limbah, antara lain di Kalideres, Cengkareng, Tanjung Priok, Cilincing, Cakung, dan lainnya.

“Saya minta BPLDH agar memperingatkan mereka segera membangun instalasi pengolahan air limbah (IPAL). Dalam waktu dekat, kita akan melakukan razia. Jika pengusaha tidak juga membangun IPAL, lebih baik izinnya dicabut atau pabriknya ditutup. Biar kapok,” tegas Ahok. (Joko/win)

  • Mangap

    Coba di cek sepanjang kali ciliwung banyak pak. termasuk di depok juga. bagaimana itu ? banyak yang home industri seperti Pabrik tahu. peternakan, mall, hotel, dll tolong di cek semua

  • Ahmadshah

    BISMILLAHI.R.R.SELAIN PABRIK JG BANYAK HOTEL(BERBINTANG/MELATI),RESTORAN,PASAR,RUMAH SAKIT,BENGKEL DLL YG BUANG LIMBAH LANGSUNG KESUNGAI.KEDEPAN SUPAYA DIPIKIRKAN BAGAIMANA CARANYA AGAR LIMBAH RAMAH TANGGA JG TDK DIBUANG LANGSUNG KE. SUNGAI AGAR KALI DI DKI BEBAS LIMBAH.ASS WR WB.