Saturday, 07 December 2019

Jokowi Bertemu Pimpinan Parpol Pendukung

Jumat, 13 November 2015 — 8:18 WIB

JAKARTA (Pos Kota) – Presiden Jokowi bertemu dengan pimpinan partai politik (parpol),   tadi malam  di Istana Merdeka, Jakarta. Salah satu yang diputuskan adalah perubahan nama KIH (Koalisi Indonesia Hebat) menjadi Partai-Partai Pendukung Pemerintah.

Demikian disampaikan Romahurmuziy, Ketua Umum DPP PPP versi Munas Surabaya yang dihubungi di Jakarta, Kamis malam (12/11). Dalam pertemuan tersebut dihadiri, Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Selain itu, hadir lima pimpinan ketua umum yakni, Ketua Umum DPP PDIP Megawati, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh, Ketua Umum Partai Hanura Wiranto, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, termasuk
Romahurmuziy.

Dari PPP versi Munas Surabaya sendiri juga hadir, Ketua Majelis Pertimbangan DPP PPP Suharso Monoarfa dan Ketua Majelis Pakar DPP Lukman Saifudin yang juga menteri agama di kabinet kerja.

Kabarnya dalam pertemuan tersebut dibahas akan ada reshuffle kabinet kerja setelah dilaksanakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang akan digelar tanggal 9 Desember 2015. “Hal-hal lain yang lebih detail tentu tidak semua bisa disampaikan,” kata Romi yang enggan menyebut materi yang dibahas dalam pertemuan tersebut.

Romi menjelaskan dalam pertemuan tersebut dbahas hal-hal yang terkait dukungan atas kinerja pemerintahan JKW-JK, terutama mendorong momentum meningkatnya pertumbuhan ekonomi kuartal III yang merupakan resultan dari sejumlah Paket Kebijakan Ekonomi. “Untuk itu partai-partai Pendukung Pemerintah terus mengupayakan dukungan politik atas hal tersebut,” ujarnya.

Ketiga, rapat juga membahas hal-hal terkait kinerja parlemen antara lain membahas beberapa pansus, baik pansus perundang-undangan maupun pengawasan. “Hal-hal lain yang lebih detail tentu tidak semua bisa disampaikan,” ucap Romi.

(johara/sir)