Sunday, 15 December 2019

2.500 Anggota Pemuda Pancasila Ikuti Ceramah Panglima TNI

Sabtu, 14 November 2015 — 0:41 WIB
Jenderal TNI Gatot Nurmantyo didampingi Ketua Umum Pusat Pemuda Pancasila Japto Soerjosoemarno dan Yorris

Jenderal TNI Gatot Nurmantyo didampingi Ketua Umum Pusat Pemuda Pancasila Japto Soerjosoemarno dan Yorris

JAKARTA (Pos Kota)- Sebanyak 2.500 orang Pemuda Pancasila (PP) dari seluruh perwakilan di Indonesia mengikuti ceramah umum Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo pada Rapat Kerja Nasional dan HUT Pemuda Pancasila ke-56 di Hotel Borobudur Jakarta, Jumat (13/11).

Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pemuda Pancasila tahun ini mengambil tema “Gelorakan Pancasila dalam Kehidupan Bermasyarakat, Berbangsa dan Bernegara”. Dalam ceramahnya  Panglima TNI yang didampingi Ketua Umum Pusat Pemuda Pancasila Japto Soerjosoemarno membahas tentang pergeseran peta konflik dunia pada masa depan.

Lebih lanjut Panglima TNI menyampaikan, diprediksi seiring dengan habisnya sumber energi fosil, konflik  yang terjadi berlatar belakang penguasaan energi fosil, maka konflik masa depan akan bermotif penguasaan sumber pangan, air bersih dan energi hayati yang semuanya berada satu lokasi yaitu di daerah ekuator. Dihadapkan pada kondisi geografis Indonesia yang memiliki potensi vegetasi sepanjang tahun dan kekayaan alamnya maka Indonesia merupakan sumber energi, sumber pangan dan sumber air bersih yang akan menjadi incaran kepentingan nasional negara-negara asing di masa depan.

“Agar Indonesia ke depan tidak memburuk karena kehabisan sumber energy hayati, pangan, sumber air, maka harus adanya revolusi mental dengan menjalankan dan mengamalkan Pancasila dari Sila Pertama sampai Kelima dengan benar, berdemokrasi sesuai dengan Pancasila maka kemakmuran dan keadilan akan bisa terwujud di Indonesia”, tutur Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Diakhir ceramahnya Panglima TNI berpesan kepada Pemuda Pancasila, harus menyiapkan diri dan optimis menghadapi tantangan ke depan, karena Pemuda Pancasila adalah ormas yang mandiri, militan dan menjunjung tinggi persaudaraan dan sebagai putra-putri bangsa harus mempunyai tekad mempertahankan NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 45.(B)