Monday, 18 November 2019

DKI Juara Umum Pomnas di Aceh

Jumat, 20 November 2015 — 10:12 WIB
Foto-Kadisorda DKI, Firmansyah (paling kiri) bersama ketum Bapomi DKI, Dewantoro Marsono dan DR Taufik Yudhi, sekum Koni DKI.(Ali)

Foto-Kadisorda DKI, Firmansyah (paling kiri) bersama ketum Bapomi DKI, Dewantoro Marsono dan DR Taufik Yudhi, sekum Koni DKI.(Ali)

BANDA ACEH (Pos Kota)-DKI Jakarta dipastikan kembali melanjutkan tradisi abadi juara umum  Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS ) XIV/2015 Nanggroe Aceh Darussalam (NAD).

Dengan perolehan 56 emas 37 perak dan 25 perunggu, DKI jauh meninggalkan Jabar yang mengekor di posisi kedua dengan 32 emas 29 perak dan 16 perunggu disusul posisi ketiga oleh kontingen DIY 12 emas, 5 perak dan 8 perunggu. Sementara Jatim di posisi 4 dengan 11 emas, 9 perak dan 20 perunggu.

DKI masih memiliki peluang untuk menambah medali emas yang tersisa sekitar 13 medali emas lagi dari cabor atletik, catur, bulutangkis, futsal dan basket yang memasuki sesi penuntasan, dimana basket, futsal akan menjalani final sore nanti, Jumat (20/11).

Dalam Pomnas yang mempertandingkan 14 cabor tersebut, keungggulan DKI disuntik emas dari cabor pencak silat, atletik dan renang. Bahkan silat berhasil jadi juara umum cabor dengan menyumbang 10 emas dari silat dan 9 emas dari atletik. Namun atletik punya kans besar untuk menjadi juara umum, karena masih ada sekitar 4 nomor lagi yang tengah menjalani sesi final.

Tak kalah penting, banyak atlet-atlet DKI yang lolos ke PON Jabar 2016 dari cabor atletik yang meraih 9 medali emas, 7 perak dan 10 perunggu. Masih ditambah satu peluang dari nomor lempar lembing putra yang saat ini tengah berlabgsung di stadion Harapan Bangsa NAD.

Lanjutan gelar juara umum yang bakal diterima DKI tersebut, disambut suka-cita oleh Kadisorda DKI, Drs H. Firmansyah, MPd beserta seluruh kontingen DKI.
“Ini sesuai harapan pak Gubernur yang menegaskan DKI harus melanjutkan tradisi juara umum yang juga tentu harapan kita semua bahwa DKI wajib mempertahankan gelar juara umum yang ke empat belas kali alias juara abadi,” ujar Firmansyah, didampingi ketum Bapomi DKI, DR Taufik Yudhi dan Kabid Binpres Disorda DKI, Tedi Cahyono.

“Saya harapkan dengan lanjutan gelar juara umum kali ini, bisa menjadi kontribusi terbesar untuk atlet-atlet pelatda, sebab Pomnas kali ini banyak diikuti atlet-atlet PON sehingga persaingan sangat ketat,” imbuh Firmansyah.
(ali/sir)