Thursday, 05 December 2019

Suami Mesra dengan Madu Cuka Karet Minta Korban

Selasa, 29 Desember 2015 — 6:04 WIB

JIKA tak bisa adil pada istri-istrinya, mending punya bini satu saja deh. Contohnya Rusli, 46, dari Pontianak (Kalbar) ini. Gara-gara berbini dua, istri muda dianiaya istri tua dengan siraman cuka getah karet. Alasan Ny. Mulyani, 41, dia cemburu melihat suaminya begitu mesra bersama istri mudanya.

Dalam Quran surat Anisa ayat 3 sudah mengingatkan, seorang suami dibolehkan berbini sampai 4, manakala bisa berlaku adil atas istri-istrinya. Tapi jika merasa tidak mampu memberikan keadilan tersebut, mending berbini satu saja. Sebab perempuan itu sebetulnya seperti kue biscuit Kong Guan, bentuk bisa berbeda-beda, tapi rasanya sih tetap sama saja!

Rusli warga Pontianak Utara Kalimantan Barat, sebetulnya sudah mengerti akan pesan Qur’an tersebut. Tapi karena nafsunya demikian tinggi, dia ingin menjawab “tantangan” itu.  Ketika dia kasmaran dengan janda muda Latfiah, 35, langsung saja menepuk dada, “Akan aku buktikan bahwa aku bisa adil pada istri-istriku, baik materil maupun onderdil.”

Sebetulnya  Mulyani istri pertamanya itu sudah cukup cantik. Tapi karena sudah menjadi mainan sehari-hari, tak lagi menarik. Maka ketika ada janda muda bekas dokter dan jarang pakai, dia nafsu banget untuk mempersuntingnya. Baik wajah maupun penanpilan Latfiah memang sangat menjanjikan, sekel nan cemekel kata orang Jawa di Pontianak.

Saat mau dinikahi baik Latfiah maupun Mulyani selaku istri perdana, memang mengajukan syarat yang sama: jika mampu berlaku adil, silakan! Akhirnya Rusli berlagak seperti calon bupati ikut Pilkada. “Jangan khawatir, pokoknya semua beres,” begitu kata Rusli sebelum pencoblosan.

Ternyata apa yang dikhawatirkan para wanita korban poligami, terjadi juga pada akhirnya. Pada awalnya sih Rusli mencoba berlaku adil pada kedua istrinya itu. Hari Senin hingga Rabu, dia menggilir istri muda. Kemudian hari Kemis sampai Sabtu menggilir istri muda. Adapun hari Minggu, Rusli milih istirahat di pos Hansip untuk mengumpulkan kekuatan baru.

Tapi lama-lama, dia cenderung lebih perhatian pada bini muda. Maklum, bekas dokter dan jarang pakai, kilometernya saja belum ada 25.000. Bila bepergian misalnya, dia lebih banyak mengajak istri muda ketimbang istri tua. Hal ini tentu saja membuat Mulyani semakin cemburu. Dia tersingkir gara-gara ada bini muda.

Beberapa hari lalu dia melihat suami jalan bareng dengan Latfiah. Mereka begitu mesra, bergandengan tangan, seperti jalannya licin saja. Melihat pemandangan itu, sakitnya sampai di sini. Ingat di rumah ada simpanan cuka getah karet, langsung saja disiramkan ke muka Latfiah yang cantik itu, tentu saja kelojotan dibuatnya.

Sementara istri muda dilarikan ke rumahsakit, Muluani ditangkap polisi Polsek Pontianak Utara. Dalam pemeriksaan dia mengakui tak kuat menahan cemburu. “Rumahtangaku terbelah gara-gara perempuan ini,” katanya pada polisi.

Kalau terbelah kan tinggal dilakban lagi, Mbak? (JPNN/Gunarso TS)