Wednesday, 16 October 2019

24 Ton Lumpur Dikeruk dari Saluran di Jalan Raya Ciledug

Senin, 4 Januari 2016 — 23:35 WIB
24 ton lumpur dan sampah dikeruk dari saluran depan ITC Cipulir Jalan Ciledug Raya, Kebayoran Lama

24 ton lumpur dan sampah dikeruk dari saluran depan ITC Cipulir Jalan Ciledug Raya, Kebayoran Lama

KEBAYORAN LAMA (Pos Kota) – Sedikitnya 24 ton sedimen lumpur dan sampah dikeruk petugas PPSU Kelurahan Cipulir dari saluran depan ITC Cipulir Jalan Ciledug Raya, Kebayoran Lama hingga Seskoal, Jakarta Selatan.

“Pengurasan saluran di kedua sisi di sepanjang Jalan Ciledug Raya mulai Seskoal hingga ITC Cipulir memang harus dikebut untuk mengatasi banjir dan genangan,” kata Lurah Cipulir, Chairussalam didampingi Kepala Seksi Sarana dan Prasarana (Sarpras) Kelurahan Cipulir, Yuni Rahma, Senin (4/1).

Chairussalam menjelaskan selama ini warga dan pengendara kerap mengeluhkan kawasan Pasar Cipulir langganan banjir dan genangan. Selain akibat luapan Kali Pesanggrahan, juga karena tumpukan sedimen lumpur dan sampah yang nyaris memenuhi saluran dengan kedalaman mulai 1 hingga 2,5 meter. Sehingga harus menggunakan tangga.

‪Untuk mengeruk saluran di kedua sisi jalan, Chairussalam mengerahkan sekitar 40 PPSU. Di lapangan, mereka terkendala karena minimnya peralatan sehingga seluruhnya dikerjakan manual. Padahal di sepanjang lokasi, saluran banyak tertutup inrit serta pendeknya jarak antara bak pantau berkisar 30an meter sehingga kian menyulitkan pekerjaan.

Sedimen lumpur yang sudah belasan tahun tidak dikeruk itu diangkut oleh 3 unit truk Seksi Kebersihan Kecamatan atau setara 24 ton.

“Mencegah penumpukan kembali lumpur dan sampah, minimal dua minggu sekali saya akan kerahkan PPSU untuk menguras saluran di sepanjang Jln Ciledug Raya,” ujar Chairussalam. (Rachmi)