Sunday, 17 November 2019

Baru Diperbaiki, Jalan di Tangsel Sudah Rusak Lagi

Selasa, 12 Januari 2016 — 21:00 WIB
Salah satu kondisi badan jalan di wilayah Kota Tangsel yang tergenang air saat hujan. (anton)

Salah satu kondisi badan jalan di wilayah Kota Tangsel yang tergenang air saat hujan. (anton)

SERPONG (Pos Kota) – Pemakai jalan di wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) khususunya kawasan Serpong mengeluhkan proyek perbaikan jalan dan normalisasi saluran air yang dikerjakan tahun 2015. Pasalnya, beberapa menit saja kawasan itu diguyur hujan badan jalan telah tergenang air.

“Kalau tak salah perbaikan badan jalan dan normalisasi saluran air di sepanjang jalan ini baru dikerjakan beberapa bulan lalu di tahun 2015 tapi kok kondisinya sudah seperti ini alias tergenang air walaupun hujan tak berapa lama,” keluh Ny. Nurdin, warga Serpong, Selasa (12/1/2016).

Genangan air di badan Jl. Raya Ciater ada sekitar enam titik dengan ketinggian air mencapai 10 hingga 30 Cm yang tentunya mengganggu aktivitas warga yang melintas di jalan tersebut khususnya pengendara sepeda motor dan roda empat.

Menurut dia, tak hanya membuat pemakai jalan khawatir bakal terjebak mogok di tengah jalan tapi juga takut terperosok ke saluran air yang ada. “Pengerukan atau pemeliharaan saluran air terkesan seenaknya sehingga saat hujan air cepat meluap ke badan jalan,” katanya.

Hal senada dikatakan Wahyu, warga Setu, yang menilai kinerja rekanan Pemkot Tangsel tak profesional buktinya saluran air tak mampu menampung debit air hujan yang seharusnya mengalir ke anak sungai yang ada di Jl. Raya Ciater. “Seharusnya air bisa langsung mengalir ke anak sungai yang ada bukan malah membuat banjir lokal di badan jalan tersebut,” ujarnya.

Pemantauan Pos Kota, banjir lokal atau genangan air saat hujan lebih disebabkan akibat dibagian kanan dan kiri jalan di wilayah Kota Tangsel banyak yang tak dilengkapi saluran air. Seharusnya kegiatan perbaikan dan pelebaran badan jalan yang dilakukan Pemkot Tangsel seharusnya satu paket dengan pembuatan saluran air yang baik.

Kondisi serupa juga terlihat di Jl. Raya Arya Putera, Kel. Kedaung, Pamulang, genangan air di badan jalan sekitar 15 Cm karena tak ada saluran air sama sekali di kanan dan kiri jalan tersebut. Kondisi itu membuat sejumlah pengendara memperlambat jalan kendaraan karena khawatir membahayakan dirinya dan mengenai warga yang ada di sekitar lokasi tersebut.

Menanggapi masih adanya badan jalan di wilayah Kota Tangsel yang tergenang atau terjadi banjir lokal saat hujan, Kabag Humas setempat Dedi Rafidi, mengatakan secepatnya keluhan tersebut akan disampaikan ke instansi terkait. “Paling tidak jalan yang memiliki saluran air harus dikeruk lumpur atau sampahnya sehingga tak terjadi lagi genangan saat hujan,” tuturnya. (anton/ruh)