Wednesday, 23 October 2019

Pasca Bom Sarinah: Jokowi ke Istana, Kebun Raya Bogor Ditutup

Kamis, 14 Januari 2016 — 15:04 WIB
Kapolres Bogor Kota, Walikota Bogor dan Kodim Bogor membahas keamanan di sekitar Istana Bogor

Kapolres Bogor Kota, Walikota Bogor dan Kodim Bogor membahas keamanan di sekitar Istana Bogor

BOGOR (Pos Kota) – Teror dom di kawasan Sarinah Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, disikapi serius Muspida Kota Bogor. Polres Bogor Kota resmi menetapkan status siaga satu untuk Kota Bogor dan menutup Kebun Raya Bogor (KRB).

“Kepolisian menetapkan siaga satu untuk wilayah Bogor,” tegas Kapolres Bogor Kota, AKBP Andi Herindra, saat memimpin apel Panggilan Luar Biasa (PLB) di Mapolres Bogor Kota, Kamis (14/01/2016).

Status siaga satu yang dibelakukan berimbas dengan ditutupnya KRB terhitung hari ini sejak pukul 12:00 resmi. “Pengunjung yang sudah trelanjur mausk kita keluarkan,” kata Kapolres. Penutupan KRB ini berkitan dengan pengamanan Istana Bogor. “Terlebih Presiden Jokowi akan pulang ke Bogor lebih cepat,” terang kapolres.

Kekuatan pasukan pun akan diterjunkan seluruhnya. Selain itu, polisi juga akan melakukan razia hingga malam, terutama di kawasan perbatasan. “Kami lakukan razia di semua titik, termasuk perbatasan,” katanya.

Razia difokuskan pada semua kendaraan, baik sepeda motor dan mobil. Pasukan bersenjata disebar ke seluruh wilayah perbatasan. Kami fokuskan untuk memeriksa barang-barang di kendaraan tersebut. Malam hari juga kita akan razia,” ujarnya.

Sedangklan walikota Bogor Bima Arya memerintahkan luarh dan camat utuk sellau waspada. “Bukan hanya polisi, kita juga akan harus waspada,” katanya. Bima juga meminta aparat kepolisian, TNI dan Satpol PP Kota Bogor meningkatkan pengamanan di beberapa objek vital.

“Objek vital itu pusat perbelanjaan, Satsiun Bogor , dan pusat keramaian lainnya. Ini harus diperketat pengamanannya,” tandas Bima. (iwan)