Wednesday, 20 November 2019

Kalau Masih Malas Dipecat Saja

Ahok : Gaji Lurah di Jakarta Lebih Besar daripada Dirjen

Kamis, 28 Januari 2016 — 8:28 WIB
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) .

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) .

JAKARTA (Pos Kota) – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) meminta lurah, camat dan walikota bekerja serius melayani warga. Bila menyimppang, Ahok akan mencopotnya. Pejabat yang dicopot karena melakukan penyimpangan tidak diberikan tunjangan.

“Mereka hanya akan diberikan gaji  saja sebagi staf, tunjangan akan dicabut. Jadi aya minta bekerja serius. Saatnya melayani,”kata Ahok, Rabu (27/6).

Ahok saat ini mengaku kecewa dengan kinerja sejumlah lurah, camat dan walikota.
“Gaji pegawai DKI itu termasuk yang paling tinggi di Indonesia,” kata Ahok.

Data di Badan Pengelolaan Keuangan Daerah, tercatat lurah di Jakarta ganjinya mencapai Rp 33 juta. Sedangkan Camat lebih dari 48 juta dan wali kota Rp 75 juta.

Besarnya gaji lurah camat dan walikota sempat mendapat tanggaan dari Dirjen Keuangan Daerah Kemendagri Redoynizar Munek.

Dalam rapat pemaparan mekanisme pembahasan Kebijakan Umum Anggaran Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA PPAS) 2016, Reydonnyzar  mengkritik habis-habisan anggaran DKI yang banyak dialokasikan pada belanja pegawai.

“Mendagri Rp 19 juta. Dirjennya aja berapa? Rp 14 juta. Pertanyaannya, bolehkah siklus fiskal digunakan sebesar-besarnya untuk pegawai?” ujar Donny beberapa waktu lalu.

Ketua DPRD DKI Jakarta PRasetio Edi Marsudi mengatakan aparat tidak bolleh lagi bemalas malasan.” Tidak ada ada lagi alasan lurah camat dan walikota bermalasan,”katanya.

Rasetio menukung tinakan tegas Ahok mencopot aparat yang malas dan menyimpang.(John)

  • Vormosa

    Lurah Cengkareng Barat dicopot donk pak..wilayahnya amburadul gak keurus

  • Lengket lengket

    Gaji lurah gede, apa atasan nya ga akan lebih gede lagi…..