Tuesday, 12 November 2019

Film ‘Suanggi’ Angkat Kekayaan Ilmu Indonesia Timur

Jumat, 29 Januari 2016 — 14:43 WIB
Ade M Nur (kanan) dan sutradara Amir Gumay (santosa)

Ade M Nur (kanan) dan sutradara Amir Gumay (santosa)

JAKARTA (Pos Kota) – Produksi film ‘Suanggi’ mengangkat cerita rakyat yang berisikan kekayaan ilmu hitam di Indonesia Timur. Namun begitu untuk penggarapannya, dikemas dalam kisah melodrama percintaan antara dua anak manusia dari dua keluarga yang berbeda strata sosial.

Menurut Ade Muhamad Nur, selaku produser sekaligus tokoh muda asal Maluku Utara (Malut), mengangkat film ‘Suanggi’ dengan harapan bisa mengangkat potensi daerah setempat agar dikenal ke tingkat nasional.

“Persoalan cinta dan dendam, tidak bisa lepas selama ada kehidupan manusia itu sendiri. Nah, lewat film Suanggi yang diambil dari budaya asli Indonesia Timur ini, juga memiliki pesan moral cukup besar,” tegas pria yang aktif di sejumlah organisasi Islam dan kepemudaan tersebut.

Film ‘Suanggi’ yang bergenre trailer suspance dan disutradari Amir Gumay ini, mengisahkan perkenalan dua anak manusia, yakni Rahazan (Dolly Martin) dari keluarga miskin yang kemudian menjalin cinta dengan Rosen (Fivey Vi) dari keluarga bangsawan. Namun ada penolakan dari keluarga Rosen. Akibat dari situ, Rahazan tak terima yang akhirnya menggunakan ilmu hitam Suanggi yang dikuasainya.

Ditambahkan Ade Muhamad Nur SH yang dikenal sebagai Ketua Jakarta Timur FPMM (Forum Pemuda Muslim Maluku) dan Ketua Mada Maluku Utara Forum Bersama Laskar Merah Putih, sebelumnya bersama bendera PT. Putra Tidore Produksi, pernah sukses menggarap serial sinetron TV berjudul ‘Nyong Mutiara Hitam’ 26 episode yang tayang di ANteve dan TVRI.

Sedangkan untuk di film layar lebar berjudul ‘Suanggi’ yang berdurasi 90 menit, segera diputar di bioskop-bioskop di tahun 2016 ini. Sejumlah artis senior dan kondang yang terlibat sebagai pemain di antaranya : Dolly Marten, Yatty Surachman, Fivey Vi, Babby Sexyola, Suhadiman, Sule Folasimo dan banyak lagi.

(santosa/sir)