Saturday, 07 December 2019

Libur Imlek, Dinas KUMKMP Tetap Undi Kios Lokbin Rorotan

Senin, 8 Februari 2016 — 10:00 WIB
Kadis Irwandi (tengah bertopi) memantau pengundian kios di Lokbin Rorotan. (Joko)

Kadis Irwandi (tengah bertopi) memantau pengundian kios di Lokbin Rorotan. (Joko)

JAKARTA (Pos Kota) – Di tengah liburan hari raya Imlek, petugas Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah serta Perdagangan (KUMKMP) DKI Jakarta tetap bekerja memantau lokasi binaan (Lokbin) Rorotan, Cilincing, Jakut.

Sebanyak 410 pedagang mulai menempati lokasi kios yang baru saja selesai dipugar oleh Pemprov DKI menghabiskan anggaran Rp 5 miliar.

Kepala Dinas KUMKMP DKI Jakarta Irwandi menginstruksikan kepada seluruh anak buah di lapangan untuk memastikan pedagang menempati kios yang telah ditentukan. “Pada Sabtu lalu, pengundian kios dan gelaran dilakukan secara terbuka. Jadi, pedagang harus menempati jatah masing-masing,” kata Irwandi, Minggu (8/2).

Pedagang di Lokbin Rorotan yang berlokasi di Jalan Rorotan Raya terdiri dari 225 pedagang kios dan 185 pedagang gelaran.

Sebelumnya, lokbin yang digunakan untuk berjualan sayur-mayur, kelontong, dan produk lainnya acak-acakan kondisinya semrawut. Lalu, lahan seluas 2.100 M2 itu diperbaiki oleh Dinas KUMKMP menggunakan APBD DKI 2015 sebesar Rp 5 miliar.

“Perbaikan lokbin dikerjakan selama lima bulan dan setelah selesai langsung digunakan pedagang untuk berjualan,” kata Irwandi sambil mengingatkan pedagang agar tidak menjual-belikan kios tersebut. Selain itu, kios hanya untuk berdagang, bukan untuk tempat tinggal. “Pedagang yang melanggar aturan akan diusir dari lokbin,” tegasnya.

Pembagian kios dan gelaran ini gratis. “Jika ada oknum petugas yang minta uang, laporkan ke saya akan kena tindakan tegas,” tandasnya.

Pemugaran ini disyukuri para pedagang. “Alhamdulillah, tempatnya kini lebih nyaman dibanding sebelumnya. Mudah-mudahan pembeli makin banyak dan dagangan laris,” kata Sadi, seorang pedagang. Mereka cuma dikenakan bayar retribusi Rp 3 ribu atau Rp 4 ribu/hari yang dibayarkan lewat autodebet Bank DKI.

(joko/sir)