Tuesday, 10 December 2019

Raup Omset Rp300 Juta Perbulan

Pabrik Onderdil Motor Abal-Abal Digerebek Polisi

Kamis, 18 Februari 2016 — 19:36 WIB
onderdil

JAKARTA (Pos Kota) – sebuah pabrik rumahan (home industri) yang memproduksi onderdil sepeda motor palsu digerebek aparat Subdit Industri dan Perdagangan (Indag) Ditreskrimsus Polda Metro Jaya di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat. Sudah tujuh tahun beroperasi, omset yang diraup pelaku sebesar Rp300 juta sebulan.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Mujiono mengatakan, dari penyergapan itu pihaknya mengamankan satu pelaku, pemilik pabrik atas nama BI alias K. “Dia memproduksi atau memperdagangkan sparepart sepeda motor dengan cara mengemas kembali onderdil itu dengan merek terkenal,” ujarnya didampiungi Kasubdit Indag AKBP Agung Marlianto, Kamis (18/2/2016).

Dijelaskan Kombes Mujiono, ada beberapa onderdil abal-abal sepeda motor baik manual maupun matic, seperti Honda, Suzuki, Yamaha dan lainnya yang dipalsukan tersangka. Namun, tidak satupun onderdil yang diedarkan dilengkapi dengan label Standar Nasional Indonesia (SNI). “Tidak dipenuhi SNI, padahal SNI itu penting karena untuk menandakan bila barang tersebut sudah sesuai standar atau layak digunakan. Selain itu dikhawatirkan akan mengancam nyawa bila sudah terpasang dan digunakan di jalan raya,” jelasnya.

Dalam produksinya, kata Agung, tersangka menjalani bisnis tersebut sudah tujuh tahun. “Dalam sebulan tersangka dapat mengantongi Rp300 juta,” tambahnya. Adapun beberapa barang bukti yang berhasil disita berupa ribuan set onderdil berbagai merek, di antaranya, gir set, kampas rem, cakram, karburator, V belt, bohlam dan lainnya. Semua dalam kondisi sudah dipalsukan dan tidak memiliki ijin usaha industri.

Atas pebuatannya, pelaku disangkakan dengan Pasal 53 ayat (1) huruf b dan atau Pasal 107 ayat (1) jo Pasal 120 ayat (1) dan (2) UU RI No 3 Tahun 2014 tentang Perindustrian. “Ancaman hukuman pidana penjara paling lama lima tahun, atau denda maksimal sebesar Rp 3 miliar,”. (yahya)