Friday, 15 November 2019

Kantong Plastik Berbayar Belum Diterapkan di Tempat Belanja Modern

Minggu, 21 Februari 2016 — 22:13 WIB

JAKARTA (Pos Kota)- Kebijakan kantong belanja plastik berbayar mulai diterapkan oleh pemerintah mulai Minggu (21/2/2016). Tetapi kebijakan tersebut nyatanya belum diterapkan di gerai-gerai modern. Masyarakat yang berbelanja di gerai modern seperti Alfamart, Indomart dan lainnya masih mendapatkan kantung plastik secara gratis.

“Nggak tau bayar atau tidak. Kalau lihat kertas struknya sih nggak suruh bayar,” kata Ica yang berbelanja di Indomart jl Mampang Prapatan Raya 302 Jaksel.

Ica yang mengaku beli dua bikuit spesial 250 gram dan dua air mineral hanya membayar Rp 45.900. Sedang satu kantong plastik ukuran sedang seharga Rp 1 rupiah dan langsung didiskon Rp 1. Artinya Ica tidak dikenakan kewajiban membayar kantung plastik.

Padahal kebijakan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, harga plastik dikenakan Rp 200.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya saat Hari Peduli Sasmpah Nasional di Bunderan Hotel Indonesia menghimbau seluruh masyarakat untuk mengurangi kantong plastik dalam berbelanja di pasar.

“Jadi kantong bawa sendiri dari rumah. Pesan Pak Jokowi untuk semua kota, Pemda, Pemkot, Pemprov, kita lakukan pengurangan dan penanganan sampah,” kata Siti.

Kebijakan kantung belanja plastik berbayar yang diterapkan per 21 Fabruari 2016 diharapkan dapat mengurangi penggunaan plastik di Indonesia.

“Selama 6 bulan ini kita akan teliti tentang plastik berbayar ini. Untuk peningkatan kapasitas dan kualitas,” lanjut Siti.

Sementara itu, Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursyidan Baldan mengajak masyarakat untuk kembali bergaya hidup seperti jaman dahulu kala. Setiap hendak berbelanja, masyarakat harus membawa tas atau keranjang sendiri jika ingin berbelanja.

“Sekarang kantong plastik adalah bencana,” jelasnya. (inung)