Monday, 14 October 2019

Kementerian Desa Berhasil Kembangkan BumDes

Senin, 22 Februari 2016 — 15:05 WIB
Menteri Desa dan PDTT bersama Wapres Jusuf Kalla/Tri

Menteri Desa dan PDTT bersama Wapres Jusuf Kalla/Tri

JAKARTA (Pos Kota) – Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) berhasil kembangkan program Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

“Hingga akhir tahun 2015 sudah terbentuk 12.115 BUMDes, dari data awal hanya sebesar 4000 BUMDes,” kata Menteri Desa PDTT Marwan Jafar tentang capaian kementerian di Tahun 2015 dalam Rapat Koordinasi Nasional Pembangunan dan Pemberdayan Desa di Jakarta, Senin (22/2).

Dalam acara yang dihadiri Wapres Jusuf Kalla tersebut, Menteri Marwan juga mengatakan, capaian penting dan strategis lainnya antara lain,tersedianya 34.878 tenaga ahli dan pendamping desa dalam rangka mengawal penggunaan Dana Desa secara efektif.

Kemudian, terbangunnya sarana prasarana permukiman desa, penunjang ekonomi desa, transportasi desa, elektrifikasi desa, dan telekomunikasi desa di 18 kabupaten.

Capaian ketiga lanjutnya, telah terdistribusikannya bantuan teknologi tepat guna penunjang ekonomi pada 92 desa. Telah tercapaianya pemberian Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) penunjang akses layanan pendidikan dan kesehatan di 5.744 desa. Serta telah diluncurkannya Indeks Desa Membangun (IDM) pada 19 Oktober 2015.

“Program BLM ini direalisasikan melalui program PNPM Generasi Sehat & Cerdas. Sedangkan IDM, diluncurkan sebagai rujukan penetapan sasaran prioritas pembangunan desa dalam satu periode pemerintahan Kabinet Kerja,” ujarnya.

Terkait hal tersebut, dalam rangka akselerasi pencapaian target program kementerian selanjutnya, Menteri Marwan telah melakukan refocusing kegiatan dan anggaran, yang dimulai pada tahun anggaran 2016.

“Hasil dari refocusing tersebut, 90 persen anggaran dialokasikan untuk membiayai program strategis, sedangkan biaya gaji dan dukungan birokrasi hanya 10 persen saja,” ungkapnya.

Sedangkan target tahun ini, Kemendes menargetkan ada 30.000 Desa Online. “Kami akan berkoordinasi dengan kementerian terkait untuk mewujudkan desa yang melek internet ini,” ujarnya.

(tri/sir)