Monday, 21 October 2019

Ribuan Pedagang Mobil Seken di PMK Ancam Berunjuk Rasa

Kamis, 25 Februari 2016 — 10:45 WIB
Badan jalan rusak di area Pasar Mobil Kemayoran (PMK) tak kunjung diperbaiki. (Joko)

Badan jalan rusak di area Pasar Mobil Kemayoran (PMK) tak kunjung diperbaiki. (Joko)

RIBUAN pedagang mobil seken dan onderdil di Pasar Mobil Kemayoran (PMK) mengancam akan berunjuk rasa jika fasilitas sarana dan prasarana rusak tak kunjung diperbaiki. Pasalnya, jalan berlubang, saluran mampet, atap bocor, dan sebagainya sangat mengganggu aktivitas bisnis di lokasi tersebut.

“Para pedagang sudah capek menunggu janji pihak pengelola untuk memperbaiki sarana dan prasarana yang sudah bertahun-tahun rusak,” ujar Ketua Persatuan Pedagang Pasar Mobil Kemayoran (P3MK) H. Hendry Syahrial di PMK, Jalan Raya Industri, Kemayoran, Jakpus, kemarin.

“Mungkin jalan satu-satunya adalah melakukan unjuk rasa di kantor pengelola, agar keinginan para pedagang diperhatikan,” jelas pemilik Show Room Raden Auto itu.

STRATEGIS

Para pedagang berpendapat, berdagang di PMK sebenarnya sangat nyaman karena letak sangat strategis. Bahkan pasar ini banyak diserbu pedagang mobil seken dari berbagai pelosok Indonesia karena menyediakan beragan mobil berkualitas dengan harga bersaing.

Sayangnya kondisi lingkungan tidak terawat sehingga banyak dikeluhkan pedagang maupun pembeli. “Padahal, kalau jalan berlubang segera diaspal dan saluran mampet dibersihkan, maka kawasan PMK tidak kelihatan kumuh dan rawan banjir,” ujar pedagang lainnya.

KONTRAK 25 TAHUN

Pasar mobil yang berlokasi di seberang gedung PT JIExpo, terdiri dari 200-an show room dan 500-an pedagang suku cadang, aksesori, dan bengkel. Mereka juga berharap agar pihak pengelola selaku perwakilan pemerintah, dapat meninjau ulang perjanjian sewa lahan.

“Saat ini kami membayar sewa bulanan. Sebaiknya perjanjian kontrak bisa diubah menjadi 25 tahun seperti banyak terjadi di lahan sekitar PMK,” tandas Hendry.

(joko/ak)