Wednesday, 23 October 2019

Pemerintah Undang Jepang Perkuat Kontribusi Otomotif

Jumat, 4 Maret 2016 — 12:41 WIB
Menteri Perindustrian Saleh Husin dan Duta Besar Jepang untuk Indonesia Yasuaki Tanizaki. (tri)

Menteri Perindustrian Saleh Husin dan Duta Besar Jepang untuk Indonesia Yasuaki Tanizaki. (tri)

AKARTA (Pos Kota) – Investasi Jepang ke Indonesia terus tumbuh seiring kepercayaan pelaku usaha asal Negeri Sakura itu pada iklim bisnis dan industri. Investasi Jepang ke Indonesia pada 2015 mencapai 2,9 miliar dolar AS yang berarti naik dibanding tahun sebelumnya.

Menteri Perindustrian Saleh Husin usai menerima Duta Besar Jepang untuk Indonesia Yasuaki Tanizaki di Kementerian Perindustrian mengatakan, penanaman modal Jepang banyak mengalir ke industri manufaktur dan jasa yang turut menciptakan lapangan kerja.

“Kami mengapresiasi kontribusi Jepang dalam mengembangkan industri di Indonesia. Apalagi, aliran modal itu juga mengarah ke industri yang meningkatkan nilai tambah antara lain komponen, baja untuk otomotif, makanan minuman hingga petrokimia,” ujar Menperin.

Hingga saat ini, Jepang merupakan investor terbesar di sektor otomotif di Indonesia. Untuk itu, pemerintah Indonesia mengundang investor Jepang agar memperkuat posisinya dengan meningkatkan kontribusi nya terhadap pembangunan industri kendaraan bermotor.

Caranya, selain terus memproduksi kendaraan global yang berorientasi ekspor, juga dengan memperkuat struktur industri otomotif melalui investasi di sektor hulu bahan baku dan suku cadang dan mulai secara bertahap melakukan kegiatan research and development (R&D) di Indonesia yang melibatkan sumber daya manusia lokal.

Dubes Jepang Yasuaki Tanizaki mengatakan pemerintah Jepang berharap kemitraan kedua negara, baik pemerintah maupun pelaku usaha terus berjalan. Menurutnya, investasi Jepang ke Indonesia pada 2015 mencapai 2,9 miliar. “Investasi berdasar komitmen juga menggembirakan. Pada 2015 nilainya 8 miliar dolar AS dan ini meningkat 95 persen dibanding 2014,” ujar Tanizaki.

Menyoal pembangunan infrastruktur di Tanah Air, Dubes Jepang menegaskan pemerintah Jepang mendukung upaya ini lantaran bakal mendongkrak pertumbuhan ekonomi, memangkas biaya logistik, memeratakan pengembangan industri dan mendorong investasi.(Tri)