Thursday, 21 November 2019

Shabu dan Ekstasi Dimasukkan ke Nasi Bungkus Gagal Diselundupkan ke Lapas

Jumat, 4 Maret 2016 — 0:45 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

LAMPUNG (Pos Kota) – Narkotika jenis shabu-shabu seberat 30 gram dan ratusan butir pil ekstasi yang akan diselundupkan lewat kemasan nasi bungkus ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Way Hui, Bandar Lampung berhasil digagalkan petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung, Kamis (3/3) Malam.

Barang bukti dan dua tersangka , Abdul Sanusi ,23, dan Ahmad Hadi ,27, keduanya warga Batupuru, Natar, Kabupaten Lampung Selatan, dibawa petugas ke Kantor BNNP Lampung.

“Awalnya, kita mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada orang yang akan menyelundupkan narkotika ke Lapas Way Hui,” ujar Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Lampung, AKBP. Abdul Haris.

Sebagai upaya tindak lanjut, petugas langsung datang ke Lapas Way Hui dan melakukan razia. Saat itu petugas melihat ada dua orang laki-laki membawa bungkusan nasi di depan pintu masuk Lapas Way Hui dengan gerak gerik mencurigakan.

Ketika diamati dan didekati untuk diperiksa kedua orang tersebut berupaya melarikan diri. Namun, petugas yang telah siaga menangkap keduanya.

Saat digeledah, satu dari empat nasi bungkus yang dibawanya berisikan shabu seberat 30 gram dan ratusan butir pil ekstasi.

Tidak hanya di Lapas Way Hui, petugas kemudian melakukan pengembangan kerumah kedua tersangka. Hasilnya, petugas menemukan lagi barang bukti sekitar 1000 butir pil ekstasi dan 250 gram sabu-sabu, dua timbangan digital.

Saat diintrogasi, Hadi mengaku, shabu dan pil ekstasi itu merupakan pesanan dari seorang narapidana Lapas Way Hui berinisial TS. Mereka memberikan shabu-shabu dan ekstasi itu melalui penjaga Lapas Way Hui bernama Ronald, dengan mengharapkan upah sebesar Rp. 150 ribu. Sedangkan tersangka Sanusi mengaku sudah lima kali menyelundupkan narkotika ke dalam Lapas Way Hui. (Koesma)