Tuesday, 19 November 2019

Fenomena Teman Ahok Mendeparpolisasi Indonesia

Kamis, 10 Maret 2016 — 19:20 WIB
dpr

SENAYAN (Pos Kota) – Fenomena Teman Ahok mampu mendekonstruksi (mendobrak) dan mendeparpolisasi (menyingkirkan parpol) sistem perpolitikan Indonesia.

Pasalnya, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama lebih memilih Teman Ahok yang independen katimbang partai politik.

“Bayangkan, PDIP dikasih waktu satu minggu untuk mengusung Ahok mendukung Teman Ahok dalam Pemilihan Gubernur Jakarta pada 2017. Inilah cara Ahok mendekonstruksi sistem politik Indonesia yang kita bangun,” ujar ketua bidang hukum DPP PDIP, Andreas Pereira, dalam diskusi di Press Room DPR Senayan, Kamis (10/3).

Bagi Andreas, PDIP adalah partai politik yang ikut membangun sistem perpolitikan nasional sesuai amanat undang-undang. Artinya, dekonstruksi oleh fenomena Teman Ahok hanyalah cerita sukses sosok Ahok.

Namun begitu, Andreas meyakini partainya tetap konsisten membangun sistem politik nasional. “Kami akan buka lamaran bagi seluruh kader dan rakyat Indonesia dalam pencalonan Gubernur DKI Jakarta mendatang,” kata Andreas. (rinaldi/win)