Tuesday, 12 November 2019

Bertahan di Kedubes Australia

Rakyat Timor Leste Tolak Negosiasi Batas Minyak Gas di Laut Timor

Rabu, 23 Maret 2016 — 14:33 WIB
Bendera Timor Leste

Bendera Timor Leste

DILI (Pos Kota) – Ribuan demonstran rakyat Timor Leste hingga Rabu (23/2/2016) masih bertahan di luar kedutaan besar Australia di Dili.

Dalam aksinya mereka menuntut agar Timor Timor Leste sendiri menolak untuk melakukan negosiasi ulang maritime dengan Australia terkait batas minyak – dan gas cadangan yang kaya di Timor Laut.

Timor Leste sendiri menolak untuk melakukan negosiasi ulang maritim batas atas minyak dan gas cadangan.

“Australia tidak seharusnya menggunakan kekuatannya untuk terus mencuri masa depan dari Laut Timor,” kata Juvinal Dias, dari Gerakan Melawan Pendudukan dari Laut Timor saat berorasi.

Iapun menilai Australia harus datang ke meja runding dengan niat baik untuk bernegosiasi dengan Timor-Leste [Timor Timur]” sambungnya.

Sebelumnya dalam pidatonya, Xanana Gusmao, mantan perdana menteri Timor Leste menegaskan bahwa Timor Leste harus “berdiri tegak dan mengangkat satu suara” untuk menuntut Canberra negosiaai dengan Timor Timur.

Pasalnya Timor Leste mengaku telah kehilangan beberapa US$5 miliar (hampir 6,6 miliar dollar) royalti dan pajak pendapatan di Laut Timor sejak kemerdekaan.

Padahal dana sebesar itu cukup untuk mendanai seluruh anggaran selama tiga tahun.
(guruh/sir)