Wednesday, 11 December 2019

Acara Syukuran

Puluhan Warga Sukabumi Terkapar Keracunan Makanan

Jumat, 25 Maret 2016 — 12:55 WIB
*Illustrasi

*Illustrasi

SUKABUMI (Pos Kota) – Sedikitnya 47 warga Kampung Cikarae RT 03 RT 05 Desa Cimaja, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, terkapar akibat keracunan massal.

Mereka merasakan gejala keracunan seperti mual-mual dan pusing diduga setelah menyantap makanan di sebuah acara syukuran empat bulan kehamilan salah seorang warga.

Indisiden keracunan massal ini berawal ketika puluhan korban menyantap hidangan makanan pesta syukuran kehamilan yang disediakan keluarga Dedi, 38, Kamis (24/3) sekira pukul 16.00 WIB. Selang beberapa jam, sekitar pukul 19.00 WIB, sebanyak 26 orang mulai mengeluh dan merasakan mual-mual pada perutnya. Korban pun dilarikan ke Puskesmas Cikakak oleh perangkat Desa Cimaja untuk mendapatkan tindakan medis.

Namun, pada pukul 19.15 WIB, korban keracunan kian bertambah menjadi 47 orang. Dari 47 orang, 21 di antaranya dirujuk ke RSUD Pelabuhan Ratu akibat keterusan mengeluarkan cairan sehingga menimbulkan dehidrasi. Sementara sample makanan bekas pesta selamatan kehamilan tersebut diambil tim dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi untuk di tes laboratorium.

Kepala Desa Cimaja Suhermat menyebutkan dari 21 orang pasien yang dirawat di RSUD Palabuhanratu, satu orang sudah dipulangkan ke rumah karena dinyatakan sembuh. Sedangkan 20 pasien lagi masih dalam proses observasi dokter rumah sakit karena mengalami dehidrasi berat.

“Saat ini 26 warga kami masih dirawat di Puskesmas Cikakak dalam proses penyembuhan dan 20 orang lainnya dirawat di RSUD Palabuhanratu. Saya tak menyangka kejadian ini bisa menimpa warga. Mudah-mudahan tidak ada korban lagi,” ujar Suhermat, Jumat (25/3).

Suhermat menduga keracunan massal yang menimpa warga Cikarae berasal dari masakan acara syukuran yang diolah sendiri pemilik selamatan kehamilan. Korban keracunan ini rata-rata anak-anak sebagian orang dewasa.

Mila, 35, orang tua dari salah satu korban keracunan menjelaskan kedua anaknya mengalami mulas dan mual-mual pada perutnya setelah menyantap hidangan masakan dari acara selamatan kehamilan tetangganya. Menurut Mila, kedua anaknya yang bernama Rima, 3, dan Joni, 9, kerap mondar-mandir ke kamar mandi untuk buang air besar.

“Makanan itu dibawa bapak anak-anak dari acara syukuran empat bulanan kehamilan. Padahal, kami sekeluarga menyantap hidangan makanan tersebut. Tapi anehnya, kenapa kedua anak saya yang keracunannya,” ungkap Mila.
Sementara itu, Camat Cikakak Udin menyatakan korban keracunan yang dirawat di Puskesmas Cikakak dan RSUD Palabuhanratu, kesehatannya kini sudah mulai berangsur membaik.

“Kami belum menerima hasil laboratorium dari dinkes soal penyebab keracunan warga ini,” tandasnya.

(sule/sir)