Friday, 15 November 2019

Sudah Bisa Ditebak, Organda Tak Turunkan Tarif Angkutan

Kamis, 31 Maret 2016 — 18:01 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA (Pos Kota) – Sudah bisa ditebak, tarif angkutan tak turun. Masyarakat bawah jangan berharap tarif angkutan umum seperti mikrolet dan buskota turun, meski pemerintah menurunkan harga premium Rp500/liter per 1 April.

“Memang harga premium turun Rp500,” kata Shafruhan Sinungan, Ketua DPD Organda DKI Jakarta, kepada Pos Kota,  Kamis (31/3).

Tapi kalau dihitung, lanjutnya, penurunan harga premium sebesar ini hanya menekan tiga persen tarif mikrolet dan buskota. Jadi kalau tarif mikrolet Rp4.000, kalau mau diturunkan tarifnya hanya Rp3.800. “Nyari uang receh kemana?” katanya balik bertanya.

Kemungkinan yang akan turun tarif taksi. Tarif awal Rp7.500, bisa turun ke Rp6.500. Demikian kilo meternya juga akan turun.

Sementara itu, Ketua Pengurus Harian YLKI, Tulus Abadi, mendesak pemerintah harus bisa menurunkan harga-harga. Tak hanya tarif angkutan umum, tapi juga harga sembako. “Percuma menurunkan harga premium kalau hanya dinikmati segelintir masyarakat,” tandasnya.

Penurunan harga premium, menurutnya, harus  dirasakan masyarakat luas. (setiawan/win)

  • Lenny Wijaya

    mau tau rahasia bisa menghasilkan uang setiap hari

    yuk cek aja sendiri di D@R@A@G@O@N@4@D atau di add pin bb 55A37EC6 :)

  • Yolanda Cheris

    Terpercaya dan bonafit hanya di iBCLOTTO ya…PIN BB 55BC424F… segera daftar ya…