Saturday, 07 December 2019

Pola Asuh Tentukan Masa Depan Anak

Sabtu, 23 April 2016 — 18:36 WIB
Peluncuran gerakan #SiapCerdaskanBangsa. (ist)

Peluncuran gerakan #SiapCerdaskanBangsa. (ist)

JAKARTA (Pos Kota) -Orangtua harus terlibat langsung dalam pola asuh ini secara intens. “Jangan pernah menyerahkan pengasuhan kepada pengasuh secara keseluruhan tanpa kontrol orangtua,” jelas Dr. Rose Mini A. Prianto, M.Psi, Ketua Program Studi Psikologi Terapan, Fakultas Psikologi UI di sela peluncuran gerakan #SiapCerdaskanBangsa bersama Morinaga kemarin.

Pola asuh yang harus mendapat perhatian besar orangtua saat anak berusia di bawah 6 tahun. Karena pada kurun waktu tersebut miliaran sinaps akan terbentuk pada otak anak. Sayangnya, dengan alasan sibuk bekerja banyak orangtua menyerahkan pengasuhan anak balitanya kepada pengasuh. Pengaruhnya tentu tidak baik bagi perkembangan anak selanjutnya.

Lebih lanjut Dr Rose menjelaskan dalam perspektif kecerdasan majemuk, diketahui bahwa setiap anak memiliki beragam kecerdasan. tetapi masyarakat lebih mengenal dan cenderung mendewakan kecerdasan intelektual atau IQ. Padahal IQ setinggi apapun jika tidak mendapat stimulasi yang tepat hanya akan sia-sia.

”Dengan stimulasi yang tepat maka potensi yang dimiliki anak dapat berkembang optimal,” lanjutnya. Agar setiap kecerdasan bisa tampil optimal maka dalam pemberian stimulasi perlu diperhatian beberapa hal seperti gaya belajar, pola asuh orangtua, dan kecerdasan emosi. (faisal/us)

Terbaru

Jejeran kendaraan di salah satu area parkir di Jakarta. (ist)
Sabtu, 7/12/2019 — 16:06 WIB
Dorong Realisasi Target Pajak Rp44,4 T
Sah! BBN-KB DKI Jakarta Naik jadi 12,5 Persen per 11 Desember 2019