Tuesday, 10 December 2019

Remaja Tewas di Johar Baru Belum Bisa Dipastikan Korban Tawuran

Sabtu, 23 April 2016 — 9:45 WIB

JOHAR BARU (Pos Kota)- Polisi masih usut penyebab kematian rema di Johar Baru, Jakarta Pusat, Sabtu dinihari tadi. Polisi belum bisa memastikan apakah dia korban tawuran atau ada penyebab lain.

Rio ,18, ditemukan tewas dengan luka benda tajam di kepala dan tangan di RT 07/7 Kelurahan Galur, Johar Baru, Jakarta Pusat, Sabtu (23/4) subuh berjarak 500 meter dari lokasi tawuran .

Oleh petugas identifikasi Polres Metro Jakarta Pusat jenazah Rio, warga Jalan Galur, Johar Baru, Jakarta Pusat, dikirim ke RSCM guna diotopsi. Dari lokasi petugas tidak menemukan saksi. “Ya ini korban murni tewas dianiaya sedang tawuran di Pasar Gembrong, jarak TKP tawuran dengan penemuan mayat sekitar 500 meter,”kata Kapolsek Johar Baru Kompol Wiyono,SH,MH.

Keterangan yang dihimpun, korban ditemukan warga sekitar pukul 05:20. Petugas yang tiba segera melakukan olah TKP.

(BACA Tawuran Warga di Johar Baru, Remaja Tewas)

Menurut petugas, bentrokan warga terjadi di dekat Pasar gembrong. Petugas gabungan Polsek Johar Baru dan Polres segera meluncur ke lokasi. Berkat petugas cepat dan sigap, aksi bubaran itu cepat dibubarkan petugas. Mereka ribut karena diduga masalah lama yang tak kunjung reda.

Polisi kaget tak jauh dari lokasi ditemukan pria tewas dengan kondisi luka aniaya. Melihat itu, warga sekitar jadi heboh hingga cepat tersebar kalau pria itu korban tawuran. Namun petugas belum berani menyebut ini korban tawuran.

“Lokasi tawuran dengan penemuan mayat berjarak sekitar 500 meter, apa ya ini korban tawuran, kami belum bisa menyebut kalau ini korban saat tawuran untuk memastikan nanti aja setelah ada hasil otopsi, memang saat itu pri remaja ini ditemukan seserang dengan berketepatan ada tawuran,” papar Kapolsek Johar Baru Kompol Wiyono.(Silaen)