Monday, 21 October 2019

Ahok: Kalau Sekolah di Negeri Bully Adik Kelas, Keluar Saja

Selasa, 3 Mei 2016 — 21:21 WIB
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (julian)

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (julian)

JAKARTA (Pos Kota) -Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama menyayangkan aksi kekerasan oleh siswi senior terhadap adik kelasnya di SMAN 3 Jakarta. Ahok meminta siswi yang melakukan kekerasan keluar dari sekolah negeri.

“Kalau anda mau sekolah di negeri, yang pakai uang rakyat, disubsidi, tapi berantem, bully adik kelas, keluar saja,” kata orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta itu, di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (3/5/2016) petang.

Menurut Ahok, masih banyak orang yang mau sekolah di negeri. Pemprov akan memberikan peluang kepada siswi lain yang lebih pantas dan ingin bersekolah di sekolah negeri. “Biar tempat sekolah negri ini diisi orang-orang yang membutuhkan sekolah gitu loh,” imbuhnya.

Sebelumnya beredar video yang menampilkan aksi bullying terhadap sekelompok siswi SMAN 3 oleh seniornya, tersebar dan menjadi perbincangan. Belum diketahui kapan dan lokasi tempat video diambil. Dalam video itu, para siswi disuruh merokok dan memakai bra di luar kemeja seragamnya. Ada juga senior yang mengguyur kepala junior dengan air di botol. (julian/us)

Terbaru

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan. (firda)
Senin, 21/10/2019 — 11:30 WIB
Polisi Terjunkan 1500 Personel Kawal Demo Mahasiswa
Mahfud MD.
Senin, 21/10/2019 — 11:13 WIB
Banyak Bicara Hukum & HAM
Belum Tau Jadi Menteri Apa, Mahfud: Saya Diminta Membantu Beliau
istana negara
Senin, 21/10/2019 — 10:38 WIB
Ada Mahfud MD dan Nadiem Makarim
Sejumlah Calon Menteri Dipanggil ke Istana Negara