Tuesday, 19 November 2019

Pengeroyokan di Bogor Marak, Aparat Diminta Bertindak

Minggu, 8 Mei 2016 — 21:47 WIB

BOGOR (Pos Kota) – Kejahatan di Kota Bogor sudah memprihatinkan. Kasus pengeroyokan hingga pembacokan korban dengan senjata tajam, setiap malam terjadi. Aparat Kepolisian unit Reskrim diminta melakukan langkah strategis, guna mencegah semakin meluasnya aksi kriminal jalanan ini.

Pengeroyokan pertama disertai pembacokan berlangsung sekitar pukul 01.00 WIB di lampu merah PT Telkon di Jalan Pajajaran Kecamatan Bogor Tengah Kota Bogor. Korban Rido Gustiar, 19, warga Cimanggu Gang Pesantren Kecamatan Tanah Sareal Kota di bacok saat melintas di Jalan Pajajaran dengan sepeda motor.

Sebelum dibacok dengan clurit dan samurai oleh sekelompok pelaku yang menumpang tiga motor, korban lebih dulu dipaksa berhenti. Saat menepi tepat didepan PT Telkom, korban dianiaya. Beberapa pukulan yang bersarang di wajah, kepala dan badan, membuat pemuda ini jatuh ke aspal.

Dalam kondisi sudah tak berdaya akibat luka memar dan lebam akibat pukulan dengan tangan kosong, korban lalu dibacok. Sabetan senjata tajam mengenai punggung, ketiak bawah kanan, membuat korban bersimbah darah.

Pelaku lalu kabur meninggalkan korban. Dalam kondisi berdarah, ia di tolong pengguna jalan yang melintas dengan membawanya ke rumah sakit.

Ayah korban, Ajat Sudrajat, 40, yang tak terima anaknya dianiaya dan di bacok dengan senjata tajam hingga menderita luka dan dirawat, lalu melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polres Bogor Kota di Jalan Kapten Muslihat Bogor Tengah Kota Bogor.

Berselang beberapa saat dari kasus pembacokan di Jalan Pajajaran, kembali seorang pemuda bernama Heryadi, 25, dianiaya di Vila Bogor Indah Kelurahan Ciparigi Kecamatan Bogor Utara Kota Bogor.

Kepada petugas, korban warga Kampung Ciurial Ciparigi Bogor Utara ini menuturkan, ada sebelas pelaku yang menumpang beberapa motor menghampirinya saat sedang nongkrong sama temannya.

Tiba-tiba tiga dari sebelas pelaku mengeroyoknya. Karena teman pelaku meneteng senjata tajam, dua rekan korban kabur. Usai melakukan penganiayaan, pelaku kabur ke arah Talang. Usai mendapat perawatan di klinik 24 jam, korban ditemani rekannya melapor ke kantor polisi.

Kasat Reskrim Polres Bogor Kota, AKP Indra Maulana membenarkan kejadian ini.
“Pelaku sedang kami buru. Ini kasus pengeroyokan dan pembacokan, sudah sangat parah. Pelaku pasti berhadapan dengan hukum saat kami tangkap,”kata AKP Indra. (yopi)

  • Claudia Dezz

    BO menarik, pelayanan cepat, online 24jam, aman, terpercaya dan terbonafit, agan2 bakal nyesel klo tidak nyoba di F-A-N-S-4-D (pakaic0m) pin BB : 558DD406 , ditunggu ya gan, semoga bermanfaat ya :D

  • Gak Ade Respon Massa Bertindak

    Bima Arya kemana wae ???? Kapolres Bogor kumaha tah?