Sunday, 20 October 2019

Bullying di SMAN 3, Ahok: Pelaku Tak Lulus UN

Senin, 9 Mei 2016 — 13:03 WIB
bullyingcom

JAKARTA (Pos Kota) – Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, menyebut enam pelaku bullying di SMAN 3 Jakarta tak akan lulus ujian.

Sebelumnya, kasus bullying itu menyebar di dunia maya. Dalam sebuah video yang diunggah di instagram terlihat bagaimana anak-anak sekolah mem-bully pelajar sekolah yang sama. Selain diminta mengenakan bra di luar baju sekolah, korban juga diminta merokok.

Gubernur bernama panggilan Ahok itu menilai pelaku tak mencerminkan sikap terdidik. “Pelaku tidak lukus karena dia melakukan bullying, jadi kita tidak lukuskan,” ujarnya usai memantau ujian nasional di SMPN 41 Ragunan, Jakarta Selatan, Senin (9/5/2016).

(Baca: Diantar Mama ke Pesta Ulang Tahun, Siswi Di-bullying Senior)

Menurutnya, ketidaklulusan itu bukan persoalan pelaku dalam menjalankan tes. “Bukan karena pelajaran, tapi karena karakternya. (Mereka) tidak lulus dan dikeluarkan dari SMA 3.”

“Jadi siapapun yang melakukan bullying di sekolah negeri, tawuran apapun akan langsung dikeluarkan dari sekolah. Yang kelas tiga bukan dikeluarkan lagi. Langsung tidak lulus dan dikeluarkan,” tambahnya. “Tahun depan dia harus ujian di tempat swasta. Kalau di swasta masih berantem juga maka dikeluarkan dari sekolah di Jakarta. Maka Diknas tidak memberi rekomendasi apapun.” (julian/yp)

  • Lengket lengket

    Kirain cuma atasan ke bawahan aja bullying, ternyata di sekolah juga ya….ck..ck..ck