Wednesday, 11 December 2019

Ketika Sang Istri Makin Tua Uang Belanja Makin Turun

Senin, 9 Mei 2016 — 5:44 WIB

DIANA, 40, jadi marah ketika suaminya menjatah uang belanja makin turun. Dulu Rp 50.000,- sehari, kini tinggal Rp 10.000,- dengan alasan sudah tua. Makin tersinggung ketika Togap, 42, mengancam mau mengawini janda cantik dan kaya. Langsung saja suami dieksekusi bersama anak lelakinya.

Ternyata ada juga lelaki yang menilai bahwa perempuan itu tak jauh beda dengan mata uang. Uang semakin tua nilainya semakin menyusut (efek inflasi), perempuan semakin tua juga semakin jelek. Padahal seharusnya, perempuan itu semakin tua semakin bijak menjalani kehidupan, karena semakin kaya akan pengalaman manis pahitnya menjalani sisa-sisa umurnya.

Lelaki penganut paham kebendaan itu di antaranya Togap, warga Tanah Jawa, Sumut. Istrinya si Diana ketika masih muda dan seksi, uang belanja diberi lebih banyak, sehari Rp 50.000,- Untuk tahun 2000-an uang sebanyak itu masih lumayan untuk belanja dapur, meski itu hanya “upil” untuk istri anggota DPR.

Semakin ke sini, jelas uang gambar WR Supratman itu semakin menyusut nilainya. Tapi Togap yang bekerja jadi pengawas di PO Bayu Trans itu tidak peduli. Jatah belanja tak pernah berubah. Bahkan di tahun 2016 ini, ketika UMP sudah mencapai Rp 2 juta lebih saban provinsi, jatah belanja Diana malah dikurangi. Dulu Rp 50.000,- kini tinggal Rp 10.000,- sehari atau Rp 20.000,- dalam waktu 3 hari.

Tahun 2016 yang harga beras sekilo bisa Rp 10.000,- makan apa keluarga dengan jatah Rp 10.000,- Apakah cukup masak nasi putih doang, berlaukkan garam beryodium? Mana mungkin sehari-hari pakai menu seperti lagunya Bandar Jakarta ciptaan Maladi, “Awan lembayung, sore kangkung…….!”

Karena jatah belanja tak ada perubahan, seminggu lalu dia protes pada suami. Tapi jawab Togap sangat menyakitkan. Katanya, “Kamu kan semakin tua, buat apa duit banyak-banyak?” Kurang ajar, istri kok disamakan dengan mata uang saja. Tapi ketika Diana menunjukkan kemarahannya, justru Togap mengancam. “Kalau kamu tidak terima, biarin nanti saya tinggal kawin dengan janda muda cantik nan kaya.” Ancam Togap tanpa ekspresi.

Siapa janda muda cantik nan kaya mau sama mandor PO bis? Pasti janda kegatelan tuh. Tapi siapa orangnya? Di kawasan desanya sepertinya tak ada janda cantik kaya. Apa Togap mau menikah dengan artis? Kan banyak artis kaya yang dalam status janda. Tapi mana mau artis jadi bini mandor yang hanya punya onderdil bukan materil?

Karena Togap selalu mengancam dengan “janda muda kaya” tersebut, lama-lama Diana jadi mata gelap. Apa lagi kayanya tak punya duit, tapi beli miras untuk mabuk-mabukan masih mampu. Saking jengkelnya, saat Togap baru mabuk langsung saja disergap bersama anak lelakinya, dihabisi dengan senjata tajam. Dalam pemeriksaan Diana mengaku terpaksa membunuh karena tersinggung dikatakan, sudah tua tak perlu uang banyak.

Bukan tua, Diana masih STNK kok! (JPNN/Gunarso TS)

  • Claudia Dezz

    banyak hadiah menarik yang kami sediakan pada hari ini, coba yuk di F/A/N/S/4/D yahh gan, segera raih hadiah menariknya gan :D