Wednesday, 11 December 2019

Reka Ulang Mutilasi Wanita Hamil 52 Adegan

Senin, 9 Mei 2016 — 14:55 WIB
Petugas sedang mangamankan reka ulang mutilasi wanita hamil. (imam)

Petugas sedang mangamankan reka ulang mutilasi wanita hamil. (imam)

TANGERANG (Pos Kota) – Polres Kota Tangerang akhirnya merekontruksi (reka ulang-red)  kasus mutilasi wanita hamil di Desa Talagasari, Cikupa, Kabupaten Tangerang. Senin (9/5/2016).

Pembunuhan sadis itu diperagakan Kusmayadi alias Agus bersama Erik, temannya, sebanyak 52 adegan.

Reka adegan kasus pembunuhan disertai mutilasi terhadap Nur Atikah alias Nuri itu kembali mengundang perhatian warga. Mereka berkerumun untuk melihat sosok pemutilasi wanita hamil dari dekat. Sesekali warga disekitar lokasi berteriak dan bersorak ketika melihat sosok Agus yang nampak tenang memperagakan pembunuhan tersebut.

(Baca: Prarekonstruksi Batal, Ratusan Warga Gagal Lihat Tampang Pemutilasi Wanita Hamil)

Dalam rekontruksi terungkap, sebelum memutilasi kekasih gelapnya. Pria asal Bogor, Jawa Barat itu terlebih dahulu mencekik leher Nuri di dalam kontrakan yang baru sebulan disewanya.

Dibantu anak buahnya, Erik. Manajer RM Gumarang di Jalan Raya Serang KM 19,5 itu kemudian membuang potongan tubuh korban di semak-semak dan Sungai Cimanceri, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.

“Jumlah ada 43 adegan yang diperagakan, di dalam kamar dan sekitar kontrakan. Pada adegan kedua terungkap pelaku membunuh korban dengan cara mencekik leher,” kata Kasatreskrim Polresta Tangerang Kompol Gunarko, Senin (9/5/2016) siang.

Sebelum menghabisi kekasih gelapnya. Agus sempat bertanya ke mantan anak buahnya, Vhalen, perihal cara menggugurkan kandungan. Bahkan, pria berusia 33 tahun itu sempat berbicara tentang rencana pembunuhan. Saat ditanya saksi, Agus berencana akan membunuh ‘Jablay’.

Aksi Agus memutilasi kekasihnya yang tengah hamil 7 bulan itu dinilai sadis. Pihak kepolisian pun telah memeriksa kejiwaan Agus yang melakukan aksi diluar kebiasaan manusia. Namun tes psikologi yang dilakukan tim Polri belum keluar.

“Hasil psikotest belum keluar, Kami belum bisa pastikan kondisi kejiwaan saudara Agus ini,” Ucap WakaPolresta Tangerang, AKBP Mukti Juharsa.

(imam/sir)