Friday, 15 November 2019

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Dosen & Karyawati Dilaporkan ke Bareskrim

Selasa, 24 Mei 2016 — 10:53 WIB
ilustrasi perkosaan (eka)

ilustrasi perkosaan (eka)

JAKARTA (Pos Kota) – Sekitar 50 orang civitas akademika Universitas 17 Agustus 1945 kembali mendatangi LBH APIK Jakarta, di Jalan Raya Tengah, Kramatjati Jakarta Timur.

Dalam aksi damai Koalisi Perempuan UNTAG 45, kemarin itu mensikapi lemahnya hukum terhadap hak-hak perempuan korban pelecehan seksual. Mereka juga mendesak LBH APIK Jakarta untuk lebih serius menindaklanjuti kasus dugaan pelecehan seksual di lingkungan UNTAG 45 Jakarta.

Pelaporan korban civitas akademika UNTAG 45 Jakarta terkait kasus dugaan pelecehan seksual telah dilaporkan Senin 15 Mei 2016 oleh Tuti Widyaningrum,SH,MH selaku koordinator investigasi UNTAG 45 diterima oleh Khusnul Anwar.SH, selaku Pelayanan Hukum LBH APIK Jakarta, terkait dugaan pelecehan seksual kepada 5 korban yang dilakukan oleh DC, oknum ketua yayasan.

Kelima korban dugaan kasus pelecehan seksual periode 2014 hingga Januari 2016 yaitu CCP, 28, dosen, EEL, 44, karyawati 45, TT,45, karyawati  DS,56, karyawati, dan ASM,19, karyawati di  UNTAG 45.

(Baca: Diduga Pelecehan Seksual, Pimpinan Yayasan Dipecat)

Selain ke LBH APIK Jakarta, kasus dugaan pelecehan seksual di yayasan pendidikan tersebut juga dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri kemarin oleh Dirut LBH APIK Jakarta, Ratna Batna Munti, Pengacara LBH APIK, IIT Rahmatin, dan Koordinator Investigasi UNTAG 45 Tuty Widyaningrum.

(sir)

Terbaru

MRT melintas di tengah ibukota Jakarta. (toga)
Jumat, 15/11/2019 — 9:09 WIB
Apartemen Disiapkan di 5 Kawasan Stasiun Transit
ilustrasi
Jumat, 15/11/2019 — 9:09 WIB
Diintimidasi Jaksa? Laporkan!
Dimas Anggara dan Nadine Chandrawinata. (instagram)
Jumat, 15/11/2019 — 8:57 WIB
Dimas Suka Pedas, Nadine Tanah Pohon Cabei
gebyar karya pertiwi
Jumat, 15/11/2019 — 8:32 WIB
Gebyar Karya Pertiwi 2019 Dipadati Pengunjung