Wednesday, 20 November 2019

Jelang Pilkada DKI, PDIP dan Gerindra Tingkatkan Silaturahmi

Kamis, 26 Mei 2016 — 18:53 WIB
: Silaturahmi pimpinan dua parpol besar DPD PDIP dan DPD Gerindra DKI Jakarta. (Joko)

: Silaturahmi pimpinan dua parpol besar DPD PDIP dan DPD Gerindra DKI Jakarta. (Joko)

JAKARTA (Pos Kota) – Koalisi PDIP dan Gerindra tampaknya bakal terulang pada Pilkada DKI Jakarta 2017. Keduanya bakal bersatu mengusung pasangan Cagub dan Cawagub seperti yang pernah dilakukan pada Pilkada DKI 2012 yang meraih kemenangan atas jagonya yaitu Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Hal itu terungkap pada acara silaturahmi resmi yang pertama kali antara PDIP dan Gerindra di kantor DPD PDIP di kawasan Tebet, Jaksel, Kamis (26/5).

“Kami bersyukur pada pertemuan pertama ini telah melahirkan kesamaan pandangan untuk memenangkan Pilkada DKI,” ujar ketua DPD Gerindra DKI Jakarta, Mohammad Taufik. “Hasil pertemuan sore ini menjadi titik awal untuk pertemuan selanjutnya,” kata Taufik yang juga Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta.

Kedatangan Taufik dan sejumlah anggota fraksi serta kader Gerindra disambut Plt Ketua DPD PDIP DKI Jakarta Bambang DH dan Ketua DPRD DKI, Prasetio Edi Marsudi, serta sejumlah anggota fraksi Banteng.

“Kami bersepakat dengan PDIP untuk mencari pimpinan yang prorakyat dan beradab. Bahkan kami percayakan PDIP untuk memilih pasangan cagub dan cawagub yang akan maju pada pilkada nanti,” tambahnya.

Bambang menambahkan titik temu yang mendasar ini bakal menjadi modal untuk memenangkan pilkada. Dulu, pada Pilkada DKI 2012, koalisi PDIP-Gerindra sukses mengusung pasangan Cagub Jokowi dan Cawagub Ahok. “Pada Pilkada 2016 di sejumlah daerah, kubu kami PDIP dan Gerindra juga berhasil memenangkan 36 pilkada tingkat walikota, kabupaten, dan gubernur. “Mudah-mudahan pada Pilkada DKI 2017 nanti akan menjadi kemenangan ke-37,” kata Bambang.

Namun sejauh ini Bambang, Prasetio, maupun Taufik belum bisa menjelaskan siapa yang bakal diusung nanti. “Untuk menjelaskan nama-nama itu bukan kewenangan kami karena masih tergantung pada arahan pimpinan kami di tingkat DPP,” papar Bambang. “Untuk itu kami akan terus mengintensifkan pertemuan agar semakin fokus untuk memenangkan pilkada,” papar Bambang.

Syarif, anggota Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta berpendapat dengan bersatunya dua parpol besar ini, berpotensi mengembalikan simpatisan PDIP yang berpaling kepada petahana Gubernur Ahok. “Berdasarkan salah satu survei baru-baru ini, 35 persen simpatisan PDIP menyatakan mendukung Ahok. Tapi saya yakin dengan koalisi ini, simpatisan tersebut akan kembali pada akarnya,” kata Syarif. (Joko)