Monday, 21 October 2019

Lima Pasar di Jakarta jadi Tempat Program Buger dengan Jamu

Senin, 30 Mei 2016 — 7:08 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA (Pos Kota) – Lima pasar rakyat di wilayah ibukota akan dijadikan pilot project program Buger Dengan Jamu atau Bude Jamu. Selain pembukaan outlet dan cafe jamu, pada program ini juga diberikan penyuluhan pembuatan jamu tanpa bahan kimia obat (BKO).

Menurut Ketua Umum Gabungan Pengusaha (GP) Jamu, Dewi Rani, selaku penggagas program Bude Jamu, pihaknya telah menggandeng Aliansi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSINDO) untuk mensosialisasikan program ini ke pedagang pasar.

“Jamu merupakan minuman tradisional milik kita sendiri yang terbukti khasiatnya. Intinya dari program ini adalah kami ingin menyehatkan masyarakat melalui jamu yang memang tidak mengandung BKO,” uja Dewi usai penandatanganan kesepakatan kerjasama dengan APPSINDO di Kelapa Gading, Jakarta Utara, kemarin.

Setelah sebelumnya menggalakkan minum jamu telah dilakukan di 11 kantor kementerian, Dewi berharap kegiatan tersebut menular hingga ke berbagai elemen masyarakat. Salah satunya adalah pedagang.

Ketua Umum APPSINDO, Hasan Basri, mengaku antusias dengan pelaksanaan program Bude Jamu ini. Menurut Hasan, pihaknya akan intensif mengkampanyekan pentingnya meminum jamu untuk menjaga stamina bagi pedagang. “Jika di kantor kementerian sudah ada hari minum jamu bersama pada hari Jumat, kami juga berencana menggelar minum jamu bersama di pasar-pasar rakyat dan pasar tradisional,” kata Hasan.

Lebih lanjut Hasan menambahkan untuk mempopulerkan khasiat jamu ini nantinya juga akan dibuka outlet dan cafe jamu di lima pasar rakyat. “Pasar rakyat di Jakarta dipilih menjadi pilot project program ini. Ke depan saya berharap program ini akan berjalan hingga ke penjuru pasar di negeri ini,” tandasnya.(guruh)