Tuesday, 22 October 2019

Pengemudi GoJek Dirampok, Aslinya Rp30 Juta Mau Dipakai untuk Ini

Senin, 30 Mei 2016 — 21:44 WIB
Pengemudi GoJek terbaring lemah dengan perut ditikam dua begal yang merampok tas isi Rp30 juta miliknya. (angga)

Pengemudi GoJek terbaring lemah dengan perut ditikam dua begal yang merampok tas isi Rp30 juta miliknya. (angga)

BEKASI (Pos Kota) – Pulang mengantar penumpang, pengemudi GoJek ini ambruk ditikam perampok. Aksi jahat begal tak hanya membuatnya terluka tapi juga kehilangan dana untuk menikah.

Latif Anwar alias Awang tersungkur ditikam dua perampok di terowongan golf Jalan Raya Cimpaeun, Cilangkap, Tapos, Kota Depok. Pengemudi ojek online ini ditusuk saat ia berupaya mempertahankan motor yang diicar begal.

Motornya memang bisa diselamatkannya. Tapi, penjahat itu menggasak tas selempang isi Rp30 juta yang dibawanya.

“Uang itu rencananya mau digunakan untuk seserahan pernikahan, saya mau menikah tahun ini,” kata Awang ditemani kakaknya, Aidan, di rumah mereka di Kp Sidamukti, Cilodong, Depok.

(Baca: Pertahankan Motor, Rp30 Juta Milik Pengemudi Gojek Dirampok Penikamnya)

Menurut anak keempat dari lima bersaudara ini, perampokan yang dialaminya mendapat perhatian dari teman sesama pengemudi GoJek. “Saya mendapat bantuan dari solidaritas teman-teman di GoJek,” ungkapnya.

Awang mengaku belum melapor polisi. Ini karena ia masih sakit akibat tusukan pisau di perut yang mendapat 10 jahitan di RS Sentra Medika, Depok. (angga/yp)

Terbaru

Satpol PP Kecamatan Tambora Pacu Patroli Bersepeda
Inbox
	x
Rachmi Siregar
	
Attachments7:39 PM (3 hours ago)
	
	
to harianposkota, me
TAMBORA (Pos Kota) - Jajaran Satpol Pamong Praja (PP) Kecamatan Tambora, Jakarta Barat sejak dua bulan terakhir menggenjot patroli wilayah dengan bersepeda.

"Sesuai instruksi Gubernur DKI Jakarta dan Walikota Jakarta Barat, kami mentradisikan bike for work (sepeda untuk bekerja)," kata Kasatpol PP Kecamatan Tambora, Ivand Sigiro saat pantauan wilayah bersama tim, Selasa (22/10/2019).

Selain mengoptimalkan monitoring wilayah lanjut Ivand, dengan bersepeda bertujuan memperbaiki kualitas udara di Jakarta. Termasuk mengurangi kemacetan lalu lintas yang sebagian besar disebabkan dari maraknya penggunaan kendaraan pribadi.

Menurut Ivand, patroli bersepeda dilaksanakan rutin setiap hari kecuali Sabtu. Di mulai dari pukul 08.00-11.00 WIB. Sedangkan, patroli sore mulai pukul 14.00-16.00 WIB. Sementara anggota satpol PP yang berpatroli berjumlah 4-6 personil. 

Patroli bersepeda difokuskan pada sterilisasi pedestrian atau trotoar jalan yang dipakai untuk berdagang. "Target kami adalah sterilisasi trotoar dari pedagang kaki lima, parkir liar, dan penempatan barang dagangan pemilik toko dan ruko," terangnya.

Saat tengah patroli bersepeda di ruas Jalan Tubagus Angke dan Jalan Prof. Latumenten, petugas gabungan satpol PP dan Satpel Sudin Perhubungan Kecamatan Tambora menderek satu mobil yang diparkir di bahu jalan. Serta mencabut pentil satu mobil lainnya, menghalau tujuh pedagang kaki-5 dan memberi sosialisasi kepada pedagang agar tidak berjualan di trotoar. (Rachmi)

Teks foto:
Kasatpol PP Kecamatan Tambora, Ivand Sigiro bersama jajaran berpatroli ke wilayah dengan bersepeda. (Rachmi)
Rabu, 23/10/2019 — 2:25 WIB
Satpol PP Tambora Pacu Patroli Bersepeda
Juru bicara KPK, Febri Diansyah.  (julian)
Selasa, 22/10/2019 — 22:31 WIB
KPK akan Hadapi Gugatan Praperadilan Imam Nahrowi
Arminsyah,  Wakil Jaksa Agung yang ditunjuk menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Jaksa Agung.
Selasa, 22/10/2019 — 21:01 WIB
Jokowi Tunjuk Arminsyah Jadi Plt Jaksa Agung