Friday, 15 November 2019

Jual Menantu dan Anak di Bawah Umur Jadi Pelacur, Mami Nuraini Dihukum Dua Tahun

Selasa, 31 Mei 2016 — 18:29 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

DEPOK (Pos Kota) – Mami Nuraini, 38, warga Depok mucikari dan penjual empat anak di bawah umur termasuk menantunya diganjar hukuman dua tahun penjara oleh majelis Hakim di Pengadilan Negeri Kota Depok.

Nuraini didakwa bersalah melakukan perbuatan tentang perlindungan anak serta menjual maupun menjadi mucikari dan dihukum selama dua tahun kurungan penjara oleh Hakim Ketua Lismawati SH didampingi Achmad Ismail SH dan Hendra Y SH, Selasa (31/5).

Putusan majelis hakim lebih ringan dibandingkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum, Mukhamad Tri Setyobudi, yang menuntut terdakwa tiga tahun kurungan penjara karena terbukti bersalah memperdagangkan manusia melalui on line untuk dijadikan pekerja sek komersial dan sealu memberikan keterangan bebelit-belit dalam sidang.

Nuraini ditangkap jajaran Serse Polda Metro Jaya di kawasan pertokoan Saladin, Jalan Raya Margonda saat disergap petugas Polda Metro Jaya saat ingin menjual atau menjajakan empat anak di bawah umur kepada petugas yang menyamar dengan harga Rp 500 ribu sekali kencan/anak dirumah kontrakan.

Petugas menangkap terdakwa di mobil tersangka saat melakukan transaksi Rabu, 25 November 2015, sekitar Pk. 18:30 kepada petugas yang menyamar.

Jaksa menambahkan yang lebih memberatkan lagi dalam tuntutan karena terdakwa tak hanya memperdagangkan anak di bawah umur saja tapi juga menantu sendiri dengan tarif Rp 500 ribu sekali kencan. “Terdakwa mendapatkan keuntungan sebesar Rp 100 ribu dari kegiatan mucikari tersebut,” tuturnya. (anton)

Terbaru

MRT melintas di tengah ibukota Jakarta. (toga)
Jumat, 15/11/2019 — 9:09 WIB
Apartemen Disiapkan di 5 Kawasan Stasiun Transit
ilustrasi
Jumat, 15/11/2019 — 9:09 WIB
Diintimidasi Jaksa? Laporkan!
Dimas Anggara dan Nadine Chandrawinata. (instagram)
Jumat, 15/11/2019 — 8:57 WIB
Dimas Suka Pedas, Nadine Tanah Pohon Cabei
gebyar karya pertiwi
Jumat, 15/11/2019 — 8:32 WIB
Gebyar Karya Pertiwi 2019 Dipadati Pengunjung