Thursday, 14 November 2019

RS Koja Terapkan Sistem Transparansi Informasi Kamar Rawat

Jumat, 17 Juni 2016 — 8:59 WIB
Dirut BPJS Kesehatan Fachmi Idris saat meninjau sistem informasi kamar rawat di RS Koja Jakut.

Dirut BPJS Kesehatan Fachmi Idris saat meninjau sistem informasi kamar rawat di RS Koja Jakut.

JAKARTA (Pos Kota)- Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris mengapresiasi manajemen RSUD Koja Jakarta Utara yang telah menyediakan dashboard informasi tempat tidur rawat inap.

Langkah yang ditempuh manajemen RSUD Koja tersebut menjadi bagian dari transparansi rumah sakit dalam hal pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Upaya yang dilakukan RSUD Koja sangat baik. Dengan cara seperti ini maka peserta JKN dapat mengetahui ketersediaan kamar,” kata Fachmi saat melakukan spot check di RSUD Koja. Hadir jajaran manajemen RS Koja dan Kepala Dinas Kesehatan Koesmedi.

Dengan adanya informasi ketersediaan kamar, pasien JKN akan mendapatkan kepastian rawat inap. Dan jika memang tidak tersedia kamar rawat, pasien bisa dirujuk ke RS lain.

Menurut Fachmi, melalui transparansi informasi ini rumah sakit diharapkan tidak memberikan perlakuan deskriminatif dalam melayani pasien. Sehingga tidak ada lagi istilah pasien JKN sebagai warga kelas dua atau telantar.

Diakui Fachmi upaya yang dilakukan oleh RSUD Koja ini sesuai dengan fokus utama BPJS Kesehatan pada 2016 yakni pemantapan pelayanan. Diharapkan nantinya semua rumah sakit khususnya DKI Jakarta akan menerapkan sistem ini sehingga tidak ada istilah manipulasi kamar rawat inap dan memberantas adanya calo kamar rawat.

(faisal/sir)