Thursday, 21 November 2019

Lakukan Pelecehan Seksual Lewat Online Mengaku Bersalah

Senin, 20 Juni 2016 — 22:20 WIB
*Illustrasi

*Illustrasi

AUSTRALIA – Zane Alchin yang dituduh telah melakukan pelecehan seksual secara online telah mengaku bersalah.

Insiden pelecehan seksual terjadi Agustus 2015 di laman Facebook milik Alchin setelah salah seorang temannya membagikan profil Olivia Melville di aplikasi Tinder.

Saat teman Melville membelanya, Alchin kemudian menuliskan lebih dari 50 pos yang berisikan ancaman pemerkosaan, komentar kasar tentang feminis dan mengatakan wanita seharusnya tidak diberi hak apapun.

Rekan Melville, Paloma Brieley Newton, kemudian melaporkan kepada polisi. Setelah polisi kurang membantu, Brierly Newton dan beberapa wanita lain membuat grup Facebook dan meluncurkan petisi menuntut undang-undang yang lebih baik untuk mengatasi pelecehan online. Grup Facebook dan petisi mendapat banyak dukungan dari berbagai pihak.

Alchin yang mengakui telah membuat komentar tidak senonoh mengatakan dia sedang mabuk saat memberikan komentar dan tidak sadar tengah melakukan kejahatan.

Pada bulan Januari lalu Alchin mengklaim tidak bersalah atas tuduhan yang bisa mendapat hukuman maksimum tiga tahun penjara. Namun saat hadir di pengadilan untuk kali pertama, Alchin melalui pengacaranya mengaku telah bersalah. Alchin akan mendapat vonis pada 29 Juli mendatang.(daus)