Friday, 18 October 2019

Heran Kopi Berubah Warna, Pegawai Kafe: Minum Jamu Kunyit ya?

Rabu, 20 Juli 2016 — 16:12 WIB
Jessica berbisik pada pengacara Otto Hasibuan saat sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. (reuters)

Jessica berbisik pada pengacara Otto Hasibuan saat sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. (reuters)

JAKARTA (Pos Kota) – Pegawai kafe Olivier melihat kopi yang ada di hadapan Wayan Mirna Salihin berubah menjadi seperti kunyit. Ia sempat mengira kopi itu diganti dengan jamu.

Hal itu disampaikan Agus Triyono, pegawai kafe, dalam kesaksian di sidang dengan kasus pembunuhan Mirna dengan terdakwa Jessica Kumala Wongso di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (20/7/2016). Hakim Kusworo menanyakan kemungkinan Agus memasukkan sesuatu ke dalam gelas kopi yang dibawanya ke meja Jessica.

“Ya enggaklah, Pak,” ujar Agus.

Pegawai bagian pengantar makanan dan pembersih meja ini mengaku setelah menaruh kopi ke meja Jessica, ia tak tahu apa yang terjadi. Alasannya, ia masuk jam istirahat.

Hakim kemudian kembali memanggil saksi Marlon. Tapi ia juga tak tahu karena meja itu bukan wilayah tugasnya karena ia mengawasi keperluan pengunjung yang ada di daerah tugasnya.

Hakim kemudian kembali bertanya pada Agus tentang adanya pengunjung yang pernah keracunan di kafe tersebut. “Belum, Pak, belum pernah,” jawabnya, “jadi saya juga nggak tahu apa yang terjadi setelahs aya menaruh kopi.”

Ia mengaku beristirahat sekitar satu jam. Saat kembali, ia melihat kedatangan Mirna dan Hani.

(Baca: Sidang Kopi Beracun, Hakim Konfrontir Soal Bungkus Sedotan)

Kembali ke wilayah tugasnya, Agus kaget melihat warna kopi di meja Jessica telag berubah. “Saya lihat warna kopi sudah berubah. Pas itu sudah ada tiga orang,” ungkapnya. “Saya bilang ke teman saya, kok itu warna kopi di meja 54 warnanya kayak kunyit.”

Keheranan itu membuat Agus memutar melihat meja 54 tempat Jessica duduk bersama Mirna dan Hani yang datang belakangan. “Saya muterin table dan melihat warna kopi sudah berubah dan berbisik pada teman saya. ‘Mbak itu tamunya minum jamu kunyit ya?’ Saya sambil bercanda,” katanya.

Agus pun berniat mendekat. “Tapi korban sudah sekarat,” ujarnya, “tapi saya belum belum ada kepikiran korban diracun. Saya nggak kepikiran yang jelek-jelek, Pak. Taunya pas dia minum kopi yang kayak racun itu langsung sekarat.”

Agus malah mengira perubahan warna karena kopi sudah habis diminum. “Saya pikir diganti jamu kunyit yang dia bawa sendiri,” katanya disambut gelak tawa hadirin.

Mirna kemudian kejang-kejang. Ia dilarikan ke klinik di mal tersebut lalu ke RSW Abdi Waluyo. Tapi nyawa perempuan cantik 27 tahun ini tak tertolong. (silaen/yp)