Wednesday, 20 November 2019

Ahok: Rumah Sakit Tak Boleh Tolak Pasien BPJS

Jumat, 22 Juli 2016 — 13:13 WIB
Ahok, Film Habibie

JAKARTA (Pos Kota) – Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), meminta pelayanan rumah sakit tidak diskriminatif terhadap pasien BPJS. “Saya tidak mau dengar lagi ada pasien BPJS ditolak rumah sakit,” ujar Ahok saat menghadiri halal bihalal di kantor Dinas Kesehatan DKI Jakarta di Jalan Kesehatan, Jakpus, Jumat (22/7/2016).

Kepada seluruh tenaga kesehatan yang bekerja di jajaran Pemprov DKI Jakarta, sambungnya, untuk mengedepankan pelayanan pasien. “Semua pasien harus ditangani dengan baik, tidak terkecuali pasien yang menggunakan jaminan dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan,” pesannya di hadapan petugas puskesmas maupun rumah sakit milik pemerintah.

Ahok menegaskan warga pemegang BPJS memiliki hak yang sama dengan pasien umum. “Jaminan dari BPJS Kesehatan untuk warga, merupakan program pemerintah. Program ini sesuai dengan budaya Indonesia menjunjung tinggi nilai gotong-royong,” kata Ahok. BPJS Kesehatan ini buat orang sehat menolong orang yang sakit. “Itulah salah satu makna gotong royong,” tambahnya.

Menurutnya, fasilitas kesehatan milik Pemprov DKI, mulai dari puskesmas, Rumah Sakit Umum Kecamatan (RSUK), hingga Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) sebenarnya peralatannyaa sudah sangat. Termasuk dokternya banyak yang ahli dan profesional. “Tapi sekali lagi kembali pada niat masing-masing. Walaupun fasilitas sudah bagus dan lengkap, tapi kalau petugasnya tidak punya niat baik, maka semuanya percuma saja,” papar Ahok. (joko)