Friday, 18 October 2019

Penyerapan Anggaran di Pemkot Jakarta Barat Rendah

Kamis, 28 Juli 2016 — 7:04 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

KEMBANGAN (Pos Kota) – Penyerapan anggaran beberapa satuan/unit kerja perangkat daerah (SKPD/UKPD) di Pemerintah Kota Jakarta Barat (Jakbar) hingga Juli 2016 masih rendah. Wakil Walikota meminta agar para pimpinan SKPD/UKPD mengenjot penyerapannya.

Serapan anggaran terendah terjadi di Sudin Perumahan dan Gedung Pemda karena baru 1,07 persen, disusul Sudin Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan 2,7 persen dan Sudin Tata Air 5,7 persen. “Kelurahan Mangga Besar memiliki serapan anggaran yang paling besar yaitu 51 persen, sementara Kelurahan Kedoya Utara mencapai 49 persen,” kata Wakil Walikota Jakbar, M. Zen, kemarin.

M. Zen menambahkan realisasi serapan anggaran SKPD di Jakarta Barat hingga Juli 2016 mencapai sekitar Rp 1,8 triliun lebih. Sedangkan untuk UKPD serapannya mencapai sekitar Rp 414 miliar lebih, sehingga total serapan anggaran sekitar Rp 2,2 triliun.

Wakil Walikota Jakbar meminta agar pimpinan SKPD/UKPD untuk menggenjot penyerapan anggaran, karena apa yang telah diprogramkan akan bermanfaat bagi masyarakat. “Khusus untuk Sudin Tata Air percepatan serapan anggaran untuk penataan kembali saluran air di tingkat kelurahan dan kecamatan,” ucap M. Zen.

Kasudin Tata Air Jakbar, Imron menjelaskan realisasi serapan anggaran di tingkat kelurahan dan kecamatan terkendala material yang dilelang. Saat ini baru proses lelang pengadaan material, rencananya akan didrop di gudang yang ada di kelurahan dan kecamatan. “Kalau semua selesai, bisa dipastikan realissai serapan anggaran mencapai 70 persen atau Rp 88 miliar,” jelasnya. (tarta)