Sunday, 20 October 2019

Indonesia Masuk Dalam Daftar Hitam IMO

Minggu, 31 Juli 2016 — 18:47 WIB
Ketua Umum DPP Indonesian National Shipowners Association (INSA) Johnson W Sutjipto (ist)

Ketua Umum DPP Indonesian National Shipowners Association (INSA) Johnson W Sutjipto (ist)

JAKARTA (Pos Kota) -Posisi Indonesia bertengger pada lima besar daftar hitam (top five black list) Tokyo MoU. Hal ini karena banyaknya kapal berbendera Indonesia yang belum sesuai dengan ketentuan International Maritime Organization (IMO).

“Ini menunjukkan masih rendahnya tingkat kepatuhan kapal kapal berbendera Indonesia terhadap aturan keselamatan pelayaran internasional yang ditetapkan dalam Tokyo MoU,” kata Ketua Umum DPP Indonesian National Shipowners Association (INSA) Johnson W Sutjipto.

Disebutkan Johnson, Tokyo MoU merupakan kerjasama
Port State Control dengan anggota terdiri 20 negara Asia Pasifik termasuk Indonesia. Badan inilah yang melakukan pendataan atas pemeriksaan terhadap kapal, awak kapal dan operasional kapal di berbagai pelabuhan negara anggota.

Tujuannya untuk memantau dan mengawasi pelaksanaan operasional PSC sesuai dengan ketentuan internasional yang disepakati dalam Tokyo MoU. “Ini menunjukkan masih rendahnya tingkat kepatuhan kapal kapal berbendera Indonesia terhadap aturan keselamatan pelayaran internasional yang ditetapkan dalam Tokyo MoU,” kata Johnson. (dwi/us)

Terbaru

Posko Pengaduan Masyarakat (PPM) Kelurahan Glodok.
Senin, 21/10/2019 — 1:44 WIB
PPM Glodok Sepi Pengaduan Warga
Marcus Rashford merayakan gol yang dicetaknya untuk Manchester United. (reuters)
Senin, 21/10/2019 — 0:40 WIB
Diimbangi MU, Liverpool Tak Lagi Menangan
Peresmian bank sampah di RW 04 Rawa Bunga, Jatinegara. (ifand)
Minggu, 20/10/2019 — 23:58 WIB
Kelurahan Rawa Bunga kini Miliki 20 Bank Sampah