Thursday, 21 November 2019

Mau Lawan Ahok, Koalisi Tujuh Parpol Belum Punya Cagub

Senin, 8 Agustus 2016 — 17:27 WIB
cagub

JAKARTA ( Pos Kota) – Koalisi besar untuk melawan calon  petahana Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)  mulai dibangun, namanya Koalisi Kekeluargaan. Namun, kesepakatan awal belum menentukan calon gubernur (cagub). Sebab, semua parpol punya calon cagub.

Tujuh partai politik itu adalah  PDIP, Gerindra, PAN, PKB, PKS, PPP dan Demokrat bertemu guna menyatukan visi mencari sosok yang pantas memimpin DKI Jakarta. Nama Koalisi Kekeluargaan itu dilontarkan oleh Ketua DPW PAN DKI Jakarta, Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio.

Menurut Pelaksana tugas  (Plt) Ketua DPD PDIP DKI Jakarta Bambang DH pertemuan ini berhasil memformulasikan kriteria calon pemimpin Jakarta, diantaranya pemimpin yang bijaksana santun dan beretika.

“Hasil musyawarah penuh dengan keakraban, kami menemukan titik temu. Tidak bicara orang perorang, tetapi berhasil memformulasikan beberapa kriteria pemimpin Jakarta yang nanti kita akan perjuangkan untuk dipilih warga Jakarta . Kami sepakat memberikan kriteria pemimpin yang akan datang adalah pemimpin yang arif,bijaksana beradab, santun, beretika bersih dan cerdas,” paparnya, di Menteng, Senin (8/8/2016).

Bambang melanjutkan sebenarnya PDIP bisa saja mengusung sendiri calon gubernur tanpa koalisi. Namun dengan bergabungnya tujuh partai politik kemungkinan memenangkan pilkada lebih besar. Dengan demikian, katanya, ini akan memperbaiki komunikasi antara legislatif dan eksekutif yang selama ini dinilainya tak berjalan baik.

“Sebenarnya kalau melihat kursi PDIP yang 28, berarti sudah 26%, sudah cukup. Tetapi kita tidak ingin sendiri-sendiri. Jakarta inikan ibu kota bisa kita jadikan contoh, bahwa sesungguhnya semua kekuatan partai politik bisa membangun Jakarta bersama.  Ke depan selain memungkinkan kemenangan lebih besar, komunikasi gubernur yang terpilih semakin bagus,” lanjut Bambang.

Eko Patrio lebih lanjut menambahkan setiap partai mempunyai sosok calon tersendiri yang diajukan. karenanya dalam pertemuan tersebut tujuh partai duduk satu meja guna menyamakan visi dan misi calon gubernur yang akan diusung. Eko menjamin koalisi kekeluargaan ini akan solid sampai Pilkada DKI Jakarta 2017.

“Setiap partai mempunyai mekanisme. Ada yang diputuskan di tingkat DPW, ada juga yang harus diputuskan di DPP. Ini pertemuan yang mencerahkan.  Mau tidak mau harus dikomunikasikan kembali biar visi misinya sama. Insya Allah kita sudah sepakat, sudah dibaiat tujuh partai solid,” ujar Eko. (ikbal/win)