Tuesday, 22 October 2019

Mayat Wanita Tak Dikenal Ditemukan di Parung

Selasa, 9 Agustus 2016 — 21:53 WIB
Iluistrasi.

Iluistrasi.

BOGOR (Pos Kota) – Penemuan sesosok mayat wanita tanpa identitas hebohkan warga Kampung Cibunar, Desa Cibunar Kecamatan Parung Panjang Kabupaten Bogor Selasa (9/8).

Mayat wanita ini ditemukan tergeletak di belakang rumah warga. Belum diketahui penyebab kematian dan identitas wanita malang ini.

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh Anong Rahmawati, warga Kampung Cibunar Paroweh Parung Panjang sekitar pukul 15. 40 WIB. “Saya kaget, karena mayat wanita ini ada dibelakang rumah saya. Saat saya buka pintu belakang, ada sosok mayat,”katanya.

Mayat lalu dilaporkan kepada pengurus RT dan diteruskan ke polisi.

Kapolsek Parung Panjang, Kompol Cristian Budiono mengatakan, saat ditemukan korban tidak memiliki identitas. Warga sekitar tidak ada yang mengenalnya. Korban menurut Kapolsek, diduga gelandangan.

“Saksi mengatakan, korban pernah mengeluh sakit sejak tiga hari yang lalu. Bahkan sering dikirim nasi bungkus,” jelasnya.

“Ciri-ciri korban berumur sekitar 50 tahun, tinggi 167 cm, perawakan kurus, rambut agak panjang, memakai baju gamis oren.

“Jenasah kita bawa ke RS Polri KramatJati Jakarta untuk keperluan otopsi,”tandas Kompol Christian. (yopi)

Terbaru

Satpol PP Kecamatan Tambora Pacu Patroli Bersepeda
Inbox
	x
Rachmi Siregar
	
Attachments7:39 PM (3 hours ago)
	
	
to harianposkota, me
TAMBORA (Pos Kota) - Jajaran Satpol Pamong Praja (PP) Kecamatan Tambora, Jakarta Barat sejak dua bulan terakhir menggenjot patroli wilayah dengan bersepeda.

"Sesuai instruksi Gubernur DKI Jakarta dan Walikota Jakarta Barat, kami mentradisikan bike for work (sepeda untuk bekerja)," kata Kasatpol PP Kecamatan Tambora, Ivand Sigiro saat pantauan wilayah bersama tim, Selasa (22/10/2019).

Selain mengoptimalkan monitoring wilayah lanjut Ivand, dengan bersepeda bertujuan memperbaiki kualitas udara di Jakarta. Termasuk mengurangi kemacetan lalu lintas yang sebagian besar disebabkan dari maraknya penggunaan kendaraan pribadi.

Menurut Ivand, patroli bersepeda dilaksanakan rutin setiap hari kecuali Sabtu. Di mulai dari pukul 08.00-11.00 WIB. Sedangkan, patroli sore mulai pukul 14.00-16.00 WIB. Sementara anggota satpol PP yang berpatroli berjumlah 4-6 personil. 

Patroli bersepeda difokuskan pada sterilisasi pedestrian atau trotoar jalan yang dipakai untuk berdagang. "Target kami adalah sterilisasi trotoar dari pedagang kaki lima, parkir liar, dan penempatan barang dagangan pemilik toko dan ruko," terangnya.

Saat tengah patroli bersepeda di ruas Jalan Tubagus Angke dan Jalan Prof. Latumenten, petugas gabungan satpol PP dan Satpel Sudin Perhubungan Kecamatan Tambora menderek satu mobil yang diparkir di bahu jalan. Serta mencabut pentil satu mobil lainnya, menghalau tujuh pedagang kaki-5 dan memberi sosialisasi kepada pedagang agar tidak berjualan di trotoar. (Rachmi)

Teks foto:
Kasatpol PP Kecamatan Tambora, Ivand Sigiro bersama jajaran berpatroli ke wilayah dengan bersepeda. (Rachmi)
Rabu, 23/10/2019 — 2:25 WIB
Satpol PP Tambora Pacu Patroli Bersepeda
Juru bicara KPK, Febri Diansyah.  (julian)
Selasa, 22/10/2019 — 22:31 WIB
KPK akan Hadapi Gugatan Praperadilan Imam Nahrowi
Arminsyah,  Wakil Jaksa Agung yang ditunjuk menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Jaksa Agung.
Selasa, 22/10/2019 — 21:01 WIB
Jokowi Tunjuk Arminsyah Jadi Plt Jaksa Agung