Tuesday, 22 October 2019

Djarot : Kader PDIP Tolak Ahok Nanti Juga Dukung

Kamis, 18 Agustus 2016 — 20:11 WIB
Ketua PDIP bidang Keanggotaan dan Organisasi, Djarot Saiful Hidayat‎. (Joko)

Ketua PDIP bidang Keanggotaan dan Organisasi, Djarot Saiful Hidayat‎. (Joko)

JAKARTA (Pos Kota) – Perbedaan pendapat oleh sejumlah kader DPD PDI Perjuangan Jakarta mewarnai rencana diduetkannya Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Djarot Saiful Hidayat pada Pilkada DKI Jakarta 2017. Namun, Djarot menilainya sebagai hal biasa.

“Itu biasa. Sebelum keluar rekomendasi tertulis biasanya ada perbedaan pendapat. Itu dinamika terjadi,” kata Djarot di Balaikota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (18/8/2016).

Djarot merasa yakin perbedaan pendapat akan hilang bila Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri meminta para kader mendukung kembali duet Ahok-Djarot. “Begitu ada perintah dari ketua umum dari DPP partai, pasti mereka setuju,” ujarnya.

Adanya nyanyian kader PDIP yang menyerukan menolak Ahok dengan judul ‘Ahok Pasti Tumbang’ dan dipopulerkan melalui Youtube, Djarot pun memakluminya. “Itu kan untuk internal mereka karena belum ada keputusan resmi dari partai,” katanya.

“Selama ini kami nilai gak (berpotensi gaduh). Kan biasa. Kalau teman-teman di DPD itu berbeda pendapat. Tapi kalau sudah ada keputusan wah langsung dia karena sudah teruji militansi, loyalitasnya. Ini sama seperti tahun 2011-2012 waktu itu. Kan ada beberapa perbedaan ya,” imbuhnya.

Bukan hanya itu, Ketua Bidang Keanggotaan dan Organisasi DPP PDIP ini juga yakin tidak akan terjadi perpecahan dalam partainya. “PDIP sudah sangat teruji untuk mengikuti prosedur seperti itu,” tuntasnya. (julian)

Terbaru

Satpol PP Kecamatan Tambora Pacu Patroli Bersepeda
Inbox
	x
Rachmi Siregar
	
Attachments7:39 PM (3 hours ago)
	
	
to harianposkota, me
TAMBORA (Pos Kota) - Jajaran Satpol Pamong Praja (PP) Kecamatan Tambora, Jakarta Barat sejak dua bulan terakhir menggenjot patroli wilayah dengan bersepeda.

"Sesuai instruksi Gubernur DKI Jakarta dan Walikota Jakarta Barat, kami mentradisikan bike for work (sepeda untuk bekerja)," kata Kasatpol PP Kecamatan Tambora, Ivand Sigiro saat pantauan wilayah bersama tim, Selasa (22/10/2019).

Selain mengoptimalkan monitoring wilayah lanjut Ivand, dengan bersepeda bertujuan memperbaiki kualitas udara di Jakarta. Termasuk mengurangi kemacetan lalu lintas yang sebagian besar disebabkan dari maraknya penggunaan kendaraan pribadi.

Menurut Ivand, patroli bersepeda dilaksanakan rutin setiap hari kecuali Sabtu. Di mulai dari pukul 08.00-11.00 WIB. Sedangkan, patroli sore mulai pukul 14.00-16.00 WIB. Sementara anggota satpol PP yang berpatroli berjumlah 4-6 personil. 

Patroli bersepeda difokuskan pada sterilisasi pedestrian atau trotoar jalan yang dipakai untuk berdagang. "Target kami adalah sterilisasi trotoar dari pedagang kaki lima, parkir liar, dan penempatan barang dagangan pemilik toko dan ruko," terangnya.

Saat tengah patroli bersepeda di ruas Jalan Tubagus Angke dan Jalan Prof. Latumenten, petugas gabungan satpol PP dan Satpel Sudin Perhubungan Kecamatan Tambora menderek satu mobil yang diparkir di bahu jalan. Serta mencabut pentil satu mobil lainnya, menghalau tujuh pedagang kaki-5 dan memberi sosialisasi kepada pedagang agar tidak berjualan di trotoar. (Rachmi)

Teks foto:
Kasatpol PP Kecamatan Tambora, Ivand Sigiro bersama jajaran berpatroli ke wilayah dengan bersepeda. (Rachmi)
Rabu, 23/10/2019 — 2:25 WIB
Satpol PP Tambora Pacu Patroli Bersepeda
Juru bicara KPK, Febri Diansyah.  (julian)
Selasa, 22/10/2019 — 22:31 WIB
KPK akan Hadapi Gugatan Praperadilan Imam Nahrowi
Arminsyah,  Wakil Jaksa Agung yang ditunjuk menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Jaksa Agung.
Selasa, 22/10/2019 — 21:01 WIB
Jokowi Tunjuk Arminsyah Jadi Plt Jaksa Agung