Friday, 22 November 2019

Pria Tewas Berdarah-darah di Orgen Tunggal Peringatan HUT RI

Kamis, 18 Agustus 2016 — 14:46 WIB
Panggung Tujuhbelasan di Bandarlampung. Di tempat ini digelar perayaan dengan orgen tunggal. (koesma)

Panggung Tujuhbelasan di Bandarlampung. Di tempat ini digelar perayaan dengan orgen tunggal. (koesma)

LAMPUNG (Pos Kota) – Perayaan Hari Kemerdekaan RI di Kelurahan Pinang Jaya, Tanjungkarang Barat, Bandarlampung, berujung maut, Kamis (18/8/2016). Dua orang bermandi darah, termasuk seorang di antaranya tewas.

Sagap Al Jupri (39) tewas dengan luka bacok di punggung. Sedang Risman (20) masih dirawat di RS Bintang Amin Malahayati setelah tangan kanannya nyaris putus disabel golok.

Ngadiyem (50), werga, mengatakan Sagap terkapar dan bersimbah darah di depan rumahnya. Namun ia mengaku tak tau pasti awal mula korban dianiaya.

“Saya cuma mendengar ribut-ribut, lalu di depan rumah ada orang berdarah-darah. Ada lima orang, saya nggak tau siapa, berlari,” ungkapnya. “Itu korban dibawa pakai mobil ke rumah sakit sama menantu saya.”

Menurutnya, saat melihat korban berdarah ia mendekat. “Dia masih bernafas, masih bilang, “tolong saya. Ya Allah tolong saya’,” sambungnya.

Idah Hidayat, tokoh masyarakat, mengatakan belum tahu pasti kronologis peristiwa itu. Tapi menurutnya, kejadian bermula saat orgen tunggal perayaan HUT ke-71 RI sekitar pukul 02:30.

Kapolresta Bandarlampung, Kombes Hari Nugroho, mengatakan masih mengusut kasus tewasnya Sangap di lokasi orgen tunggal saat memeriahkat Kemerdekaan Indonesia. “Kami masih melakukan penyelidikan,” ujar Kapolresta. (koesma/yp)