Friday, 13 December 2019

Gubernur Sultra Jadi Tersangka KPK, DPP PAN Beri Bantuan Hukum

Rabu, 24 Agustus 2016 — 16:37 WIB
Ketua MPR Zulkifli Hasan. (ist)

Ketua MPR Zulkifli Hasan. (ist)

JAKARTA (Pos Kota) – Nur Alam, kader PAN yang juga Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), ditetapkan jadi tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Ketua DPP PAN Zulkifli Hasan menyatakan akan memantau proses hukumnya.  Bahkan PAN siap memberikan bantuan hukum.

“Saya sudah lama tidak berkomunikasi dengan Pak Nur Alam. Untuk itu, PAN akan terus mengikuti proses hukum beliau, sebelum PAN apakah perlu menontifkan atau tidak setelah menjadi tersangka KPK. Kita jangan senang melihat orang kena musibah,” tegas Zulkifli Hasan kepada wartawan di Gedung MPR  Jakarta, Rabu (24/8/2016).

Menurut  Zulkifli, PAN menghormati proses hukum di KPK sama dengan seluruh kader PAN yang lain. “Kalau kader- kader itu memerlukan nantinya perlu bantuan hokum, tentu PAN akan mempelajari. Namun, PAN menghormati proses hukum di KPK sambil kita lihat perkembangan. Sebaiknya tidak ada prasangka buruk pada Pak Nur Alam,” ujarnya.

(Baca: Gubernur Sultra Jadi Tersangka Suap)

Seperti diberitakan, Gubernur Sultra Nur Alam (NA) menjadi tersangka dugaan suap. KPK menjerat Nur Alam dalam pemberian izin pertambangan yang tidak sebagaimana mestinya.

KPK menemukan tindak pidana korupsi dalam sejumlah izin usaha pertambangan di Provinsi Sulawesi Tenggara antara 2009-2014, penyidik KPK telah menemukan dua alat bukti dan sedang dikembangkan terus, hinga ditetapkan sebagai tersangka. (*/win)