Friday, 06 December 2019

Kena Tipu Modus Hipnotis, Rp25 Juta Melayang Lalu Lapor Polisi

Rabu, 24 Agustus 2016 — 16:15 WIB
Wakapolsek Bojonggede, AKP Mansyur bersama korban penipuan membawa barang bukti embel pemberian pelaku kononnya bisa mendapat uang milliaran rupiah. (Angga)

Wakapolsek Bojonggede, AKP Mansyur bersama korban penipuan membawa barang bukti embel pemberian pelaku kononnya bisa mendapat uang milliaran rupiah. (Angga)

DEPOK (Pos Kota) – Modus kejahatan hipnotis terjadi di Bojonggede. Seorang wanita yang mengaku menjadi korban,  Maimunah alias Umung,33, melapor ke SPKT Polsek Bojonggede. Ia mengaku selama sepekan terhipnotis, sehingga uang miliknya Rp25 juta jatuh ke tangan pelaku.

Maimunah adalah warga Kampung Nanggela RT 4/3, Desa Nanggerang, Bojonggede. Ia melaporkan kasus ini  ke SPKT Polsek Bojonggede. Korban ngaku sepekan terhinoptis.

Dengan ditemani keluarga Maimunah melaporkan peristiwa kejahatan yang dialaminya , yakni terkena  modus hipnotis oleh seorang pelaku ibu-ibu dengan  mengambil uang miliknya Rp25 juta.

Menurut Maimunah, sebelum terhipnotis pelaku sempat datang bertamu ke rumahnya,  dengan menggunakan ojek.  Setelah itu, pelaku seorang ibu-ibu langsung memanggil korban dengan sebutan ‘neng’, lalu langsung salaman. Pelaku menempuk bahu kanan nya  dua kali setelah itu langsung tidak sadar terkena hipnotis.

“Pelaku pertama mengenalkan diri sebagai dukun yang ahli dalam pengobatan alternatif. Saya yang sudah tidak sadar, karena pengaruh hipnotis,  mengikuti kemauan pelaku. Secara menyerahkan uang hingga total  yang sudah dipegang pelaku mencapai Rp25 juta,” ujar korban langsung  di SPKT Polresta Depok.

Korban baru sadar ketika membuka pemberian barang oleh pelaku yang pengakuannya berisi uang milliaran. “Saya buka ketiga ember berwarna emas, biru, dan hijau baru sadar. Kata pelaku setiap ember yang dikasihkan berisi uang millaran hasil gandaan uang yang telah diberikan,” ungkapnya.

Alasan pelaku jika dapat memberikan uang atas permintaannya, lanjut korban, nanti dapat mempunyai kendaraan, tanah, dan tabungan milliaran rupiah. “Selama sepekan saya terhipnotis pelaku sempat dibawa ke kontrakan pelaku didaerah Caringon, Bambon, Desa Ragajaya,” paparnya.

Sementara itu, Kapolsek Bojonggede Kompol I Ketut Kopi Asditha mengatakan petugas buser sedang melakukan penangkapan kepada pelaku. “Anggota buser dipimpin Kanit Reskrim AKP Eman melakukan pengejaran terhadap pelaku,” tutupnua. (Angga/win)