Wednesday, 20 November 2019

Kembalikan Tradisi Emas Olimpiade

Media Asing Tertarik Promosikan Sukses Menpora

Kamis, 25 Agustus 2016 — 11:43 WIB
Menpora Imam Nahrawi didampingi Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Gatot S Dewa Broto, Staf Khusus Faisol Reza saat menerima audiensi dari agency media asing, United World yang diwakili Mariam Llorca, Leandro Cabanilllas dan Jeff Fluge dari Spanyol di ruang kerjanya lantai 10 Kantor Menpora Senayan.

Menpora Imam Nahrawi didampingi Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Gatot S Dewa Broto, Staf Khusus Faisol Reza saat menerima audiensi dari agency media asing, United World yang diwakili Mariam Llorca, Leandro Cabanilllas dan Jeff Fluge dari Spanyol di ruang kerjanya lantai 10 Kantor Menpora Senayan.

JAKARTA (Pos Kota) – Menpora Imam Nahrawi didampingi Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Gatot S Dewa Broto, Staf Khusus Faisol Reza menerima audiensi dari agency media asing, United World yang diwakili Mariam Llorca, Leandro Cabanilllas dan Jeff Fluge dari Spanyol di ruang kerjanya lantai 10 Kantor Menpora Senayan, Jakarta, Rabu (24/8) sore.

Kerberhasilan Indonesia meraih medali di ajang Olimpiade 2016 ternyata menarik para pemerhati olahraga hingga ke media asing.

Menpora menyampaikan terimakasih atas kedatangan para agency asing ini. Beberapa even setelah Olimpiade 2016 dan Asian Games (AG) 2018 menurutnya sebelum AG 2018 pihaknya akan terus berupaya mencari even yang berpotensi mengantarkan Indonesia siap menjadi tuan rumah AG 2018 sekaligus memberikan kepercayaan dunia bahwa Indonesia siap menjadi tuan rumah.

“Salah satu even yang berpotensi mengantarkan Indonesia siap menjadi tuan rumah AG 2018 adalah The Association for International Sport for All (TAFISA) Games Oktober 2016, tuan rumah Moto GP dan lain sebagainya. Di TAFISA ratusan negara-negara di dunia akan datang ke Indonesia tetapi tidak untuk olahraga prestasi melainkan olahraga rekreasi, pasca AG kita akan membuat even yang juga besar,” ujar Menpora menanggapi.

“Kami saat ini sedang menyiapkan dan memikirkan sebelum perhelatan AG 2018 akan ada momentum besar yang belum pernah dilakukan negara lain, kita ingin menyatukan keberagaman Indonesia dengan momentum olahraga dari Sabang hingga Merauke,” ujar Menpora.

Cak Imam menyampaikan, kebijakan besar dari Pemerintahan Jokowi-JK sangat menjadikan olahraga sebagai alat promosi, alat menunjukan harga diri sebuah bangsa. “Searah dengan visi-misi Jokowi-JK, prioritas untuk AG dan even dibawahnya menjadi penting hal itu akan segera mungkin di tindaklanjuti hingga tuan rumah Moto GP 2017,” paparnya.

Ia meyakini sektor olahraga Indonesia akan mengalami perubahan kemajuan besar dimasa yang akan datang. “Saya yakin kedepan akan banyak perubahan olahraga semoga kita tidak hanya berdiri sejajar dengan even yang di lakukan negara Asia Tenggara lainnya tetapi lebih dari itu mampu dilaksanakan di Indonesia, pembinaan usia dini mutlak dilaksanakan, sekolah-sekolah olahraga akan kita dorong dan maksimalkan sebagai bagian dari proses jangka panjang lahirnya atlet-atlet berbakat Indonesia,” tambah Menpora.

Sementara itu, menurut Gatot, kedatangan mereka guna mempromosikan negara-negara lain dalam hal ini Indonesia kepada dunia melalui majalah cetak yang akan di cetak ribuan eksemplar. “Mereka akan mempromosikan Indonesia melalui berbagi sektor, termasuk upaya pembinaan dan pembibitan atlet Indonesia oleh Pak Menteri kepada dunia termasuk persiapan Indonesia menjadi tuan rumah TAFISA Games 2016, memperkuat ekspektasi dunia bahwa Indonesia siap menjadi tuan rumah Asian Games 2018 hingga Indonesia mampu meraih medali emas dan perak di ajang olahraga paling bergengsi di dunia, Olimpiade,” ucap Gatot menambahkan.

“Ini adalah kesempatan yang bagus juga sebagai bentuk keramahtamahan kita kepada mereka, tanggapan Pak Menteri sangat bagus karena memungkinkan mereka memperkenalkan Indonesia kepada dunia, tidak hanya Pak Menpora saja tetapi akan ada banyak menteri yang akan mereka wawancarai hingga ke Pak Presiden Joko Widodo,” ujarnya.
(rizal/sir)