Sunday, 15 December 2019

Oknum Polisi Diduga Terlibat Penculikan dan Pembunuhan Pegawai Toko Obat

Jumat, 26 Agustus 2016 — 22:49 WIB
Polisi menggelandang tersangka penculik pegawai toko obat. (ifand)

Polisi menggelandang tersangka penculik pegawai toko obat. (ifand)

JAKARTA (Pos Kota) – Kasus penemuan mayat Jalan Juanda RW 22, Sukmajaya, Depok, Jawa Barat, atau tepatnya di pinggir jalan Tol Cijago, terbongkar. Pria tersebut diketahui sebagai korban perampokan yang sebelumnya disandera kawanan perampok.

Identitas Aulia Rahmat menjadi petunjuk atas kasus perampokan tersebut yang menewaskannya. Pria 24 tahun ini adalah pemilik toko obat Rifki yang disandera lima perampok. Perampokan itu terjadi pada Rabu (24/8/2018) yang menggasak harta benda di toko tersebut.

Kelima pelaku yang diamankan adalah Roy (30), Onang (59), Irwan (27), Jayadi (61), dan Aby (38). Mereka diketahui sebagai perampok spesialis obat-obatan yang mengincar obat-obatan mahal yang kemudian dijual kembali.

Berdasarkan informasi yang didapat Pos Kota, satu dari lima pelaku adalah oknum anggota kepolisian dari unit Direktorat Tindak Pidana Narkotika (Dirtipid) Mabes Polri. Dalam setiap aksi, mereka mengaku sebagai polisi yang menyebut di toko itu menjual obat-obat ilegal. Selanjutnya, mereka menjarah obat-obatan berharga mahal.

Tak hanya merampok barang-barangnya, mereka juga menyandera Rahmat. Bahkan ia dibuang di di pinggir jalan hingga akhirnya tewas setelah dicekoki obat oleh pelaku.

(Baca: Karyawan Toko Obat Diculik, Dipaksa Telan Pil Megadon Hingga Tewas)

Kapolres Jakarta Timur, Kombes Muhammad Agung, mengatakan, pengungkapan kasus ini berawal dari perampokan pada Rabu (24/8/2016). Jasad Rahmat ditemukan Kamis (25/8/2016) di Jalan Juanda, pinggir jalan tol Cijago. “Dari temuan itu kami langsung padukan semua info yang ada,” katanya, Jumat (26/8/2-16).

Petugas pun bergerak mengumpulkan keterangan dan informasi dari saks. Sekitar 48 jam berselang, para pelaku yang berjumlah lima orang dapat diringkus petugas tanpa adanya perlawanan. “Semuanya kami ringkus di kawasan Bogor, Jawa Barat,” ujar kapolres.

(Baca: Tim Khusus Dibentuk Untuk Kejar Kasus Mayat di Pinggir Tol)

Tersangka kini mendekam di ruang tahanan polres Jakarta Timur, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Para pelaku akan dijerat dengan pasal 365 KHUP tentang pencurian dengan kekerasan dan pasal 338 KUHP tentang pembunuhan. (ifand/m4/yp)

Terbaru

Menteri Kelautan dan perikanan menyerahkan penghargaan pada  para pemenang kegiatan Hari Ikan Nasional ke-6 tahun 2019.(ist)
Minggu, 15/12/2019 — 11:33 WIB
Lewat Kampanye Gemar Makan Ikan
Menteri KKP Ajak Ibu-Ibu PKK Berperan dalam Pemberantasan Stunting
Dirut BPJAMSOSTEK Agus Susanto didampingi PPS Deputi Direktur Bidang HUmas dan Antar Lembaga M. Erfan.(tri)
Minggu, 15/12/2019 — 10:55 WIB
Disalurkan Melalui Baznas
Dana Registrasi Relay Marathon BPJAMSOSTEK untuk Melindungi Pekerja Rentan