Thursday, 12 December 2019

FKH IPB Gelar Seminar dan Workshop Small Animal Anaesthesia

Rabu, 31 Agustus 2016 — 10:23 WIB
Seminar dan worshop small animal anasesthesia, Deni Noviana, . Trioso Purnawarman, FKH IPB. (Istimewa/Humas IPB)

Seminar dan worshop small animal anasesthesia, Deni Noviana, . Trioso Purnawarman, FKH IPB. (Istimewa/Humas IPB)

BOGOR (Pos Kota) – Fakultas Kedokteran Hewan, Institut Pertanian Bogor (FKH IPB) bekerjasama dengan Asosiasi Dokter Hewan Praktisi Hewan Kecil Indonesia (ADHPHKI) dan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) cabang Jawa Barat II menggelar Seminar dan Workshop Small Animal Anaesthesia.

Acara bertema, Mengurangi Rasa Nyeri dan Penderitaan Dimulai dengan Anaesthesia ini, berlangsung dua hari yakni, Selasa-Rabu (30-31/8) di Rumah Sakit Pendidikan FKH IPB, Kampus IPB Darmaga, Bogor. Kegiatan seminar diikuti 45 peserta, sedangkan workshop diikuti 24 peserta yang berasal dari Makasar, Bali, Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek).

Ketua Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) cabang Jawa Barat II, Prof. Dr. drh. Deni Noviana mengatakan, anestesi adalah suatu metode mengurangi rasa sakit ketika dilakukan tindakan pembedahan pada hewan kecil seperti anjing dan kucing. Kegiatan ini dikhususkan bagi praktisi dokter hewan yang sudah lulus dari FKH IPB untuk terus mencari dan mendalami ilmu kedokteran hewan.
“Terutama mewadahi dokter-dokter muda dalam menggali dan mendalami ilmu kedokteran hewan dan memperbaruhi keilmuan yang sudah ada atau mengembangkannya agar lebih sempurna,”kata Direktur Rumah Sakit HewanPendidikan FKH IPB ini.

Menurut drh. Siti Komariah, Ketua Asosiasi Dokter Hewan Praktisi Hewan Kecil Indonesia (ADHPHKI), anestesi terbagi dalam dua kelompok yaitu analgetik dan anestesi keadaan sadar. Analgetik tidak selalu menghilangkan seluruh rasa nyeri tetapi selalu meringankan rasa nyeri.

Beberapa jenis anestesi menyebabkan kehilangan kesadaran, sebagian lagi hanya menghilangkan nyeri bagian tubuh tertentu dan pemakainya tetap sadar.
“Obat-obatan anestetik yang diberikan pada hewan akan membuat hewan tersebut tidak peka terhadap rasa sakit sehingga menjadi lebih tenang. Hal ini membuat proses pembedahan lebih aman dan lancar terutama pada hewan anjing dan kucing,” jelasnya.

Sementara Wakil Dekan Bidang Sumberdaya, Kerjasama dan Pengembangan, Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) IPB, Dr. drh. Trioso Purnawarman, M.Si saat membuka Seminar dan Worksop mengatakan, semua prosedur bedah dimulai dengan anestesi.

Oleh karena itu, keahlian ini sangat penting dan menjadi kompetensi utama yang harus dimiliki dokter hewan serta paramedis. Perkembangan teknik-teknik anestesi untuk mengurangi rasa nyeri dan penderitaan hewan meningkat pesat seiring dengan teknik-teknik operasi yang kompleks.

Menurutnya, hal ini bersamaan dengan perkembangan obat-obat dan peralatan medis. Teknik ini dimulai dari yang paling sederhana sampai yang paling menantang. Para peserta akan mendapatkan teori-teori dasar dari seminar dan memahami teknik-teknik terbaru saat praktik dalam workshop.
(yopi/sir)