Sunday, 13 October 2019

Kemenhub Kaji Regulasi Motor Listrik Agar Bisa Digunakan

Jumat, 2 September 2016 — 19:02 WIB
Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Pudji Hartanto (ist)

Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Pudji Hartanto (ist)

JAKARTA (Pos Kota) – Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Pudji Hartanto, mengatakan saat ini Kemenhub masih mengkaji  regulasi atau aturan sepeda motor listrik agar bisa digunakan masyarakat Indonesia.

Hingga kini, kata Dirjen,  pemerintah  belum memiliki aturan khusus terkait kendaraan listrik sedangkan  produsen otomotif yang ada di Indonesia saat ini sudah sanggup menghadirkan kendaraan energi listrik tersebut.

“Kami  tengah berkoordinasi dengan Kementerian Perindustrian serta Kementerian Energi dan Sumber Daya Manusia (ESDM) untuk membahas aturan itu,” terang Dirjen Hubdat.

Dalam pengkajiannya nanti aturan mengenai penggunaan sepeda motor listrik akan dibuat seperti roda dua bermesin konvensional sehingga aturannya bisa sama dengan sepeda motor yang sekarang beredar.

Dikatakannya, saat ini sepeda motor di Indonesia ada yang sudah menggunakan gas, bensin dan listrik. “Tinggal bagaimana kami memikirkan tonase, berat, kelas atau kapasitas mesinnya,” cerita Pudji di Kantornya Jumat (2/9).

“Kita akan secepatnya merampungkan aturan itu untuk memberi kemudahan bagi produsen jangan sampai payung hukum belum ada tapi motor listrik sudah berkeliaran.”

Dirjen berharap pada tahun 2017 mendatang  aturan penggunaan motor listrik akan rampung sehingga konsumen sudah bisa menikmati sepeda motor listrik di Indonesia.

Nantinya akan dipelajari aturannya  misalnya  kelas kendaraannya, atau cc-nya untuk mesin biasa sehingga dapat dikeluarkan peraturan menteri tentang kapasitas mesin untuk motor sekarang ini CC (centimeter cubic) dan kalau di listrik kemungkinan KW (kilowatt).

Beberapa produsen motor yang sudah memperkenalkan sepeda motor listriknya di Indonesia antara lain Garansindo, Viar dan AHM. (dwi)