Friday, 13 December 2019

Dua Perempuan Menukar Dolar ke Bank, Eh Dinyatakan Uangnya Palsu

Rabu, 7 September 2016 — 16:11 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA ( Pos Kota ) – Pada Selasa (6/8/2016) sekitar pukul 17.00 WIB telah diamankan dua orang perempuan atas berinisial IK alias Bilqis dan Yun alias, yang diduga melakukan pengedaran uang palsu dolar Singapura, dolar Amerika, dan Euro.

Jumlah yang mereka bawa, masing-masing adalah satu lembar dollar Singapura pecahan 10.000, satu  lembar dollar amerika pecahan 100.000, dan satu lembar Euro pecahan 1.000.000.

Hasil pemeriksaan sementara kedua wanita tersebut mendapatkan uang tersebut dari Aki Nurcharim yang mengaku mantan ajudan Presiden Soekarno.

Kemudian kedua wanita tersebut di perintah oleh Aki Nurcharim membawa uang tersebut ke Bank Mandiri untuk mencairkan bunga bank obligasinya. Namun, pihak bank mengatakan bahwa uang tersebut bukan obligasi tetapi uang kertas asing palsu dan akan digunting.

Lalu,  kedua wanita keberatan dengan tindakan yang akan di ambil pihak bank dan salah satu karyawan Bank Mandiri menghubungi pihak kepolisian. Secara kasat mata bahwa uang tersebut seperti uang monopoli dan tidak seperti uang sungguhan.

Saat ini langkah yang dilakukan memeriksa kedua orang pelaku dan dua saksi dari pihak bank tersebut. Hasil penyidikan sementara bahwa hal tersebut dapat dikategorikan tindak pidana pengedaran uang palsu sebagaimana  dimaksud dalam pasal 245 KUHP dan telah dibuatkan laporan polisi.

Kasus tersebut sedang ditindaklanjuti untuk mencari keberadaan Aki  Nurcharim alias Karim dan komplotan yang lainnya di Cikeas bogor, mencari barang bukti lain yang ada kaitan dengan perkara tersebut. Selain itu melakukan penyelidikan lebih lanjut. (M9&M12/win)